Tidak Ada Keinginan Merotasi Pejabat

PANGKALPINANG — Penjabat Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Ridwan Djamaluddin menegaskan, dirinya tidak ada keinginan untuk merotasi pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, kecuali yang bersangkutan melanggar hukum ataupun kinerjanya tidak baik dalam melayani masyarakat.

Hal ini disampaikannya saat menjadi Pembina Upacara Bendera Mingguan Pemerintah Provinsi Kepulauan, di Lapangan Upacara Kantor Gubernur, Air Itam, Pangkalpinang pada Senin (26/9/2022).

“Saya ingin menyampaikan beberapa hal yang mungkin saja menjadi perhatian Bapak/Ibu, teman-teman sekalian. Mengenai wacana rotasi pejabat, saya tegaskan saya tidak ada keinginan merotasi pejabat, kecuali jika yang bersangkutan melanggar hukum atau kinerjanya tidak baik dalam melayani masyarakat,” tegasnya dihadapan Aparatur Sipil Negara peserta apel.

Hal lain yang menjadi perhatian Ridwan Djamaluddin, yakni mengenai beredarnya daftar nama pegawai non ASN beberapa hari terakhir ini. Data berbentuk Portable Document Format yang berjudulkan ‘Daftar Nama Pegawai Tenaga Kontrak Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Yang Masuk Ke Dalam Pendataan Tenaga Non ASN BKN’.

PDF tersebut berisikan 34 lembar, dengan isi 2.554 nama pegawai tenaga kontrak lengkap dengan jabatan, nama dinas, OPD atau badan tempat yang bersangkutan bekerja.

“Saya tegaskan daftar tersebut bukanlah daftar final, namun hanya pemetaan untuk mendapatkan masukan dan koreksi jika diperlukan,” ungkapnya.

Dengan pernyataan ini, Ridwan Djamaluddin berharap agar pegawai di lingkungan Pemprov Babel untuk terus bekerja penuh dedikasi.

“Jangan khawatir terhadap isu-isu beredar yang belum diputuskan secara resmi. Saya dan teman-teman Kepala OPD akan terus memperhatikan kebaika-kebaikan yang kita harapkan terjadi di provinsi ini. Saya kembali mengajak, mari kita bekerja dengan sebaik-baiknya, sebagaimana kita telah berkomitmen sebagai ASN berakhlak,” ujarnya lagi.

Lebih lanjut Ridwan menyampaikan, bahwa kondisi pandemi Covid-19 di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sudah jauh lebih baik.

“Berdasarkan data dari media hanya ada 4 kasus baru. Patut kita syukuri, namun tetap harus waspada,” ujarnya.

Kondisi inflasi di Babel juga terus membaik, namun dia berpesan tetap jangan lengah, khususnya kepada Tim Pengendalian Inflasi Daerah. Kepada pejabat yang ditugaskan untuk terus bekerja, agar kondisi inflasi tetap terkendali dan berada di bawah angka inflasi nasional.

“Begitupun saya melihat kondisi masyarakat cukup baik, jika ada dinamika masyarakat yang berkembang, saya minta saudara-saudara sebagai ASN untuk bersama-sama mengendalikan keadaan dan memberi bantuan serta pelayan, agar kondisi kita di Babel ini semakin baik,” kata dia.

Pada kesempatan ini, Ridwan juga memberikan apresiasinya kepada seluruh pegawai di lingkungan Pemprov Babel, atas kinerja yang baik dan kekompakan bersama.

Menurutnya, Provinsi Babel telah melakukan banyak hal-hal baik, sehingga di beberapa aspek dan kesempatan juga telah memperoleh penghargaan. Begitu juga pelaksanaan G20 pada 7-9 September di Belitung, telah terlaksana dengan baik.

“Ini atas kerja sama Bapak Ibu sekalian. Mari kita pertahankan demi pelayanan kita kepada masyarakat Bangka Belitung. Saya ingin kita bekerja sebagai satu keluarga untuk melayani masyarakat di Babel. Jika ada hal-hal yang kurang, mari kita ingatkan teman kita, rekan kerja, bawahan kita, atasan kita, agar kita kembali kepada kewajiban kita dalam melayani masyarakat,” pungkasnya. (*)


Sumber: Dinas Kominfo