Tim Gabungan Telusuri Perairan Tanjung Tuing

BANGKA — Tim gabungan masih terus berupaya mencari Rs (16), seorang remaja asal Rambak, Kecamatan Sungailiat, yang dikabarkan hilang usai pamit melaut sejak Minggu pekan lalu.

Korban Rs, diduga jatuh ke laut karena tersapu angin dan ombak yang besar, saat duduk di atas KM Begal yang dinaikinya.

Pencarian memasuki hari ke dua pada hari ini, Kamis (15/09), tim gabungan masih terus menyusuri perairan timur Tanjung Tuing, namun belum membuahkan hasil.

Sejumlah personil dari Basarnas, Direktorat Polairud Polda Kepulauan Bangka Belitung Pos Sandar Jelitik, Satpolairud Polres Bangka, Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas setempat, tim BPBD Kabupaten Bangka, Tagana serta Laskar Sekaban, turut andil dalam melakukan pencarian terhadap remaja malang tersebut.

Direktur Polairud Polda Kepulauan Bangka Belitung, melalui anggota Pos Sandar Jelitik Bripka Heri Irawan mengungkapkan, pencarian terhadap korban masih terus dilakukan sampai sore hari tadi.

Bahkan dari itu kata Heri, tim gabungan juga melakukan pencarian tidak hanya di laut. Namun juga menyusuri wilayah daratan pesisir.

” Korban belum ditemukan, tapi kami tetap terus melakukan pencarian terhadap korban. Tidak hanya di laut, tapi di daratan seperti pesisir pantai juga kita telusuri,” kata Bripka Heri, Kamis sore.

Kata Bripka Heri, pencarian korban pada hari ini dimulai sejak pukul 07.00 pagi hingga sore hari tadi, dengan melibatkan puluhan personil yang dibagi menjadi dua tim.

Senada dikatakan Kepala Basarnas Babel diwakili Kepala Bagian Operasi Danu Wahyudi. Menurutnya, pihaknya juga masih terus berupaya melakukan pencarian terhadap korban, dan pencarian pada hari ini kata Danu, masih belum membuahkan hasil.

” Masih dalam pencarian pagi ini dengan tim di Tuing. Sore tadi hasil masih nihil,” kata Danu.

Pencarian terhadap korban Rs, masih akan terus dilakukan. Bahkan, tim gabungan pun dikabarkan bersiaga di pos Basarnas di Pantai Tanjung Tuing, Kecamatan Riausilip. (Randhu)