oleh

Tinjau Pabrik Pengolahan Mineral Ikutan, Kabaharkan Siapkan Sistem Manajemen Pengamanan

Komjen Pol Drs. Moechgiyarto SH. M.Hum
Kepala Baharkam Mabes Polri

PANGKALPINANG — Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia, Komisaris Jenderal Drs. Moechgiyarto SH.M.Hum menyatakan, kedatangannya ke pabrik pengolahan dan pemurnian mineral ikutan timah milik PT. Dewa Putra Bangka di Kawasan Industri Ketapang Pangkalpinang, hanya untuk mengecek aktifitas perusahaan tersebut.

“Sebetulnya yang kami lihat tadi adalah bagaimana sistem manajemen pengamanan yang akan kita lihat disana? Tapi karena ini memang baru dalam proses, sehingga belum kita memodiv bagaimana sistem pengamanan yang ada? Nanti secara bertahap akan kita tingkatkan. Manakala perusahaan ini tentunya akan tambah semakin lebih maju lagi” ungkap Jenderal Bintang Tiga itu, Rabu (16/01/2019).

Dikatakannya, ada dua hal yang dilihatnya ketika meninjau dua pabrik pengolahan dan pemurnian mineral ikutan timah tersebut. Yang pertama pengolahan dan pemurnian dengan menggunakan metde yang sudah modern, yaitu menggunakan metode magnetik, dan ada yang masih tradisional, yang masih menggunakan metode ayakan (meja goyang). Kedua proses penglahan dan pemurnian itu supaya terpisah, antara zirkon dengan zat – zat (mineral) lainnya.

“Prospeknya bagus menurut saya, sepanjang tadi kalo memang dilaksanakan dengan sungguh – sungguh dan semangat. Tentunya dengan di dukung Pak Gubernur, Pak Kapolda, Insya Allah, Saya yakin ini akan menjadi lebih baik nantinya” katanya.

Sesuai dengan bidang fungsinya, Kepala Baharkam Mabes Polri itu mengatakan, akan menyiapkan bagaimana menerapkan sistem pengamanannya nanti? Sehingga proyek tersebut bisa bermanfaat untuk masyarakat Babel.

“Kita sampaikan sesuai bidang saya, tentunya nanti bagaimana sistem manajemen pengamanan yang harus kita terapkan nanti? Sehingga betul – betul proyek ini akan benar – benar menjadi proyek yang bermanfaat bagi masyarakat Bangka dan Belitung” jelasnya.

Ketika disinggung apakah akan meninjau seluruh perusahaan smelter yang ada di Babel? Dikatakannya, untuk saat ini dirinya hanya mau meninjau sejumah perusahaan sebagai sample saja.

“Ndak, ini kita kebetulan mau melihat sebagai sample dulu di BabeL ini” tukasnya.

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman, ditempat yang sama menyatakan, perusahaan yang mengolah dan memurnikan mineral ikutan itu akan bertambah.

“Sekarang ini kan baru dua. Kedepan Insya Allah, mudah – mudahan lancar, ya” harap Erzaldi. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed