oleh

TP PKK Bangka Barat Sosialisasikan Pengolahan Sampah Plastik Jadi Barang Berguna

BANGKA BARAT — Tim Penggerak PKK ( TP PKK ) Kabupaten Bangka Barat melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pengolahan Sampah di Ruang Rapat OR II Gedung Sekretariat Kabupaten Bangka Barat, Selasa ( 3/3/2020 ).

Kegiatan ini dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Bangka Barat, Evi Astura Markus, SH., M. Hum bersama jajaran.

Hadir pula peserta dari perwakilan PKK di setiap kecamatan se- Kabupaten Bangka barat. Masing masing kecamatan diminta untuk mengirimkan perwakilannya sebanyak delapan orang. Jumlah peserta dalam kegiatan ini sebanyak 50 orang.

Narasumber yang dihadirkan adalah Diki Anugrahardi dan Fitria Indra Sari dari Badan Lingkungan Hidup Daerah ( BLHD ) Kabupaten Bangka Barat yang mengusung tema “Yok Kite Olah Sampah Plastik Jadi barang Begune”.

Tujuan sosialisasi ini memberikan pengetahuan bagi anggota PKK di Kabupaten Bangka Barat mengenai tata cara pengolahan dan pemanfaatan sampah terutama sampah yang tidak bisa terurai secara alami oleh alam.

Ketua TP PKK Kabupaten Bangka Barat, Evi Astura Markus mengatakan, Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga ( PKK ) merupakan organisasi kemasyarakatan yang memberdayakan wanita untuk turut berpartisipasi di dalamnya.

Salah satu diantaranya adalah Pokja 3 yang memiliki tugas mengelola pangan, sandang, rumah tangga serta tata laksana rumah tangga. Menurutnya, kegiatan sosialisasi pengolahan sampah ini bertujuan memanfaatkan sampah dari aktivitas rumah tangga kita sendiri untuk diolah menjadi barang yang bermanfaat sehingga tercipta lingkungan yang sehat, bersih dan nyaman untuk diri sendiri dan masyarakat luas.

“ Suatu pengolahan sampah dianggap baik apabila sampah tersebut tidak menjadi tempat perkembangan bibit penyakit. Tanggung jawab pengolahan sampah yaitu berawal dari diri kita sendiri. Jangan lagi membuang sampah sembarang, khususnya sampah plastik. Yok olah sampah plastik menjadi barang begune”, katanya.

Istri Bupati Markus ini berharap, sosialisasi dari Pokja 3 ini bukan hanya menjadi rutinitas tahunan. Harapannya setelah sosialisasi hasilnya bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

” Sampaikan hal ini dalam pertemuan – pertemuan PKK, arisan ataupun kegiatan lain yang ada di kecamatan pada waktu mendatang,” pinta Evi Astura.

Sedangkan Ketua Pokja 3, Asmiliyah selaku Ketua Pelaksana kegiatan menyampaikan, kegiatan ini dilatarbelakangi kondisi sampah rumah tangga yang perlu mendapat perhatian dalam pengelolaannya.

” Sistem pengolahan sampah dengan menggunakan kotak sampah yang berwarna – warni seharusnya mendorong pemilihan dilakukan tiap individu atau sekurang-kurangnya di rumah masing-masing,” ujar Asmiliyah. ( SK )

Komentar

Tinggalkan Balasan