TPP ASN Diusulkan Naik 20 Persen

PANGKALPINANG — Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil, menanggapi Tambahan Penghasilan Pegawai Aparatur Sipil Negara Pemkot Pangkalpinang yang menjadi sorotan Badan Anggaran DPRD Kota Pangkalpinang, pada rapat paripurna yang digelar di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kota Pangkalpinang, Senin (22/8).

“Kinerja kawan-kawan sudah bagus, tidak ada salahnya kita apresiasi kerja keras mereka dengan kenaikan TPP,” ujarnya.

Menurutnya, kenaikan TPP itupun tidak terlalu tinggi, sesuai dengan apa yang sudah menjadi penghargaan bagi ASN yang mencapai target.

Tidak hanya TPP ASN, lanjut Maulan Aklil, tahun depan juga honor RT/RW akan naik, sesuai janjinya jika RT/RW pungutan PBB mencapai target.

“Sesuai target saya juga, bahwa kesejahteraan ASN di Pangkalpinang juga akan dinaikkan. Alhamdulillah, kenaikannya 20 persen, maksimal 20 persen,” tegasnya.

Sementara Kepala Badan Keuangan Daerah Kota Pangkalpinang, Budiyanto mengungkapkan, TPP ASN Kota Pangkalpinang tersebut diusulkan ke DPRD dan disetujui maksimal kenaikan 20 persen.

“Kami usulkan ke dewan, dan dewan menyetujui maksimal kenaikan 20 persen. Akan tetapi ini akan kita usulkan ke kementerian keuangan. Kalau kementerian menyetujui, artinya kita ada kenaikan TPP. Andaikan kementerian tidak menyetujui, artinya kenaikan itu batal. Terus usulan TPP itu kembali ke pemerintah pusat. Kalau pemerintah pusat setuju, bisa direalisasikan,” bebernya.

Sebelumnya, juru bicara Badan Anggaran DPRD Kota Pangkalpinang Rudi Kurniawan menyatakan, perhatian badan anggaran terhadap kebijakan walikota untuk penambahan TPP ASN sebesar 20 persen, dengan catatan proyeksi kemampuan keuangan daerah dalam posisi aman.

Dia mengatakan, anggaran untuk mengakomodir pokok-pokok pikiran DPRD juga sama pentingnya. Karena ini menyangkut kepentingan rakyat.

“Kami berharap dengan adanya kenaikan TPP ASN ini ada keseimbangan antara ASN dengan rakyat, termasuk wakil rakyat,” harapnya. (Romlan)