oleh

Tren Tanaman Hias Janda Bolong

Oleh: Laelatul Riskhulillah
Mahasiswa STAINU Temanggung

Di masa pandemi saat ini tentunya masyarakat merasa bosan dan jenuh karena aktivitas keluar rumah selalu dibatasi. Merawat tanaman hias menjadi salah satu jalan alternatif penghilang rasa bosan ketika pandemi Covid-19. Selain dapat memberikan rasa ketenangan merawat tanaman hias ini juga memberikan kesegaran, keindahan, dan kecantikan baik itu tanaman hias bunga, daun maupun akar.

Sebagai salah satu kegiatan untuk mengisi waktu luang, mengoleksi dan merawat tanaman hias, saat ini jadi favorit banyak orang. Banyaknya waktu yang dihabiskan untuk di rumah saja, menjadi salah satu faktor yang bikin hobi bertanam tanaman hias kembali populer.

Beberapa waktu lalu tanaman hias gelombang cinta banyak dipilih masyarakat untuk dijadikan tanaman hias. Daunnya berwarna hijau tua dan lebar dengan mempunyai urat serta tulang daun yang menonjol dan besar. Bunga yang terkesan mewah, terkadang bunganya yang menjulang ke langit berwarna merah.

Akan tetapi, akhir-akhir ini terdapat salah satu tanaman hias yang banyak dicari oleh masyarakat khususnya bagi pencinta tanaman dan menjadi viraldi media sosial, menjadi perbincangan, dan buronan banyak orang. Salah satunya adalah tanaman hias “Janda bolong”.

Tanaman yang nama aslinya MonesteraAdansoniivariegatedmerupakan tanaman hias asli dari Amerika.Penampilan daun berlubang di tanaman tersebut membuat masyarakat Jawa menyebutnya dengan ‘ronphodobolong’ yang bermakna daun pada bolong. Jika kalimat tersebut disingkat maka akan terdengar sepertirondhobolong.

Akibat disingkat tersebut, penyebutan rondho ini terdengar mirip dengan kata rondo yang berarti janda. Dengan bentuk daun yang bolong-bolong tersebut, maka seakan-akan identik dengan kondisi seorang janda, maka nama tersebut menjadi langsung populer dan ngetrend di pasar tanaman hias. Tanaman yang memiliki lubang-lubang dan bercak warna pada daunnya, menjadikan keindahan tersendiri dibandingkan dengan jenis tanaman hias lainya.

Karena keunikan selain daunnya yang berlubang dengan daun yang berwarna-warni, membuat tanaman Monstera adansoniivariegata ini memiliki nilai estetik dan daya tarik tersendiri. Saat ini harga dari beberapa tanaman hias memang sedang melonjak naik hingga 10 kali lipat ditengah pandemi Covid-19 saat ini. Harganya bahkan mencapai ratusan juta rupiah.

Masih banyak lagi jenis tanamanhias dengan nama-nama yang sangat unik yang sedang viralsaat Pandemi seperti:

Rondo Kemping

Rondo Kempling dijadikan parodi julukan untuk tanaman hias Walisongo. Tanaman ini mudah dirawat, daunnya tebal, dan mampu menetralisir udara

Duda Korengan

Korengan adalah tanaman keladi yang berlubang-lubang karena diserang hama. Entah itu karena dimakan ulat atau serangga

Rondo Hamil

Rondo hamil adalah selembar daun yang diukir membentuk sketsa perempuan yang sedang hamil.

Lidah Mertua

Bentuknya yang panjang dan menggambarkan seperti mertua yang cerewet diduga menjadi alasan pemilihan nama dari tanaman hias yang satu ini. Tanaman dengan harga yang cukup tinggi ini banyak diburu oleh pencinta tanaman hias karena bentuknya yang unik.

Nama tersebut bukan merupakan nama asli tetapi hanya istilah yang di ucapkan masyarakat agar mempermudah untuk membedakannya, dengan cara mengamatidari segi bentuknya dan segi warnanya sehingga memunculkan ide untuk memberikan istilah tersebut. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan