oleh

Tumor di Lehernya Kian Parah, Subandi Hanya Bisa Pasrah

Subandi terbaring pasrah di kediamannya di Dusun Beginde Desa Pangkalberas Kecamatan Kelapa

BANGKA BARAT – Subandi ( 52 ), warga Dusun Beginde Desa Pangkalberas Kecamatan Kelapa Kabupaten Bangka Barat hanya bisa terbaring pasrah. Penyakit tumor di leher yang dideritanya selama dua tahun kian hari kian bertambah parah.

Menurut penuturan Roaidah ( 40 ) istrinya, penyakit yang diderita suaminya itu berawal dari benjolan kecil yang timbuh disekitar lehernya.

Tanpa disadari suaminya, benjolan tersebut kian membesar menyebabkan Subandi sulit menelan makanan

” Dia sering mengeluh sakit kepala dan pingsan saat bekerja. Penyakitnya pun kian hari bertambah parah. Setelah diperiksa, dokter mengatakan benjolan tersebut tumor,” tutur Roaidah di kediamannya Dusun Baginde Desa Pangkalberas, usai menerima bantuan dari PT. Timah, Sabtu ( 16/2/2019 ) siang.

Walaupun dalam keadaan sakit, Subandi memaksakan diri untuk terus bekerja mencari nafkah untuk keluarganya. Namun dalam dua bulan terakhir, Subandi tak kuasa lagi melawan penyakitnya dan dia terpaksa harus berbaring di tempat tidur.

” Waktu itu masih sakit, dipaksa terus bekerja, baru dua bulan inilah mulai tidak bekerja lagi, karena sakit,” ujar Roaidah.

Leher laki – laki karyawan di PT. BPL ( Bumi Permai Lestari ) ini membengkak dan menimbulkan bau tak sedap. Dia kini hanya bisa berbaring di tempat tidur, sedangkan badannya semakin hari bertambah kurus.

Roaidah dan keluarganya pun telah mencoba berbagai macam cara untuk mengobati penyakit suaminya, dari pengobatan medis maupun tradisional, namun penyakit Subandi tak kunjung sembuh.

” Kami sudah berusaha, ke Rumah Sakit, berobat kampung, dan sekarang kata dokter harus di rujuk ke rumah sakit di Jakarta karena sudah parah,” ungkap dia. ( SK )

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed