oleh

Turnamen Gaple Dodoy Cup 2019, Sukses!

 16 total views

BANGKA TENGAH — Turnamen Gaple Dodoy Cup 2019 dalam rangka tahun Politik sukses digelar oleh DPD Partai Berkarya Kabupaten Bangka Tengah.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Dairi atau yang biasa di panggil Bung Dodoy memgatakan, di selengagarakannya Turnamen Gaple Dodoy Cup 2019 ini bertujuan sebagai perkenalan dan Kampanye dialogis di Masyarakat.

“Tujuan Turnament ini selain ranah kampanye, juga sebagai pengenalan ke Masyarakat karena ada pepatah mengatakan tak kenal maka tak di pilih, oleh karena itu dengan adanya turnament ini Masyarakat bisa mengenal langsung caleg – caleg dari Partai Berkarya dan langsung bertatap muka, Karena kalau cuma sekedar tau belum tentu kenal, klo kenal sudah pasti tau,” ujarnya saat memberi sambutan dalam penutupan dan pembagian Hadiah Turnament Gaple Dodoy Cup Kamis (21/02/2019) malam di Kantor DPD Partai Berkarya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, Kalauh hanya lewat Baleho dan Spanduk semua sudah pasti tahu, akan tetapi tidak mengenal sosok orangnya.

“Kalau perkenalan hanya baleho dan spanduk semua orang pasti tahu,tapi belum tentu mengenal, oleh karena itu dengan adanya kegiatan ini harapannya bisa kenal lebih dekat, jika sudah mengenal bisa memilih saya,” tuturnya.

Ditambahkan Dairi, dirinya juga meminta kepada Masyarakat, jangan tidak memilih atau Golput, karena Satu suara menentukan masa depan kampung Kampung kita tercinta ini.

“Saya minta kepada Masyarakat jangan tidak memilih, ayo datang ke TPS, satu suara menentukan masa depan Kampung kita ini, apa lagi sekarang ini ada aturan orang gila aja bisa milih, kenapa kita yang waras mau Golput, memang ada beberapa kendala terutama oknum Masyarakat yang apatis, yang artinya hanya mementingkan pribadi dan juga selalu berkata kalau tidak memberi apa – apa tidak mau milih, dan ada juga yang sering bilang kalau sudah duduk di DPRD ga akan mau menolong kita, padahal dengan duduknya 1 wakil di DPRD bisa membawa kepentingan Masyarakat dan Kampung kita ini,” tambahnya.

Dalam kesempatan ini juga Ia berpesan kepada seluruh Tim Suksesnya, Simpatisan jangan pernah memakai sistem Money Politik atau Politik Uang.

“Orang yang memberi 100 ribu itu biasanya akan kembali 5 tahun lagi, terus kalau di bagi 100 ribu di kali 5 tahun cuma 55 rupiah hasilnya itu seharga permen karet suare kita di beli, dan itu sistem dagang, biasanya oranh yanh sudah banyak rugi otomatis mau balik modal dengan cara korupsi. Berkampanyelah dengan cara damai kepada timses dan relawan serta Masyarakat cukup jual calon kita masing – masing tidak usah sibuk mencari kesalahan calon lain, karen kita sibuk menjual ikan orang, ikan kita menjadi busuk dan ikan orang yang laku, seperti itulah istilahnya, saya mohon doa serta dukungan Masyarakat penyak semuanya yang mana bila nanti di berikan Rejeki untuk duduk untuk mengabdi buat kampung penyak khususnya dan Bateng umumnya,” pungkasnya. (Yan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed