PANGKALPINANG — Pengembangan dan pendayagunaan potensi di sektor kepariwisataan perlu dilakukan, agar dapat menjadi kegiatan ekonomi yang dapat diandalkan dalam rangka meningkatkan pendapatan asli daerah, memperluas dan memeratakan kesempatan berusaha dan lapangan kerja terutama bagi masyarakat setempat.

Hal itu disampaikan Wakil Walikota Pangkalpinang Muhammad Sopian, pada Rapat Paripurna Keempat Belas Masa Persidangan II Tahun 2022, di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kota Pangkalpinang, Senin (14/2/2022).

Menurutnya, pembangunan sektor kepariwisataan perlu ditingkatkan, dengan mengembangkan dan mendayagunakan sumber-sumber serta potensi kepariwisataan nasional maupun daerah.

“Sebagaimana Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2010 tentang Kepariwisataan, ini merupakan kegiatan yang terkait dengan pariwisata, dan bersifat multidimensi serta multidisiplin yang muncul sebagai wujud kebutuhan setiap orang dan negara, serta interaksi antara wisatawan dan masyarakat setempat, sesama wisatawan, Pemerintah, Pemerintah Daerah, dan pengusaha,” kata dia.

Tujuan diajukannnya Raperda Kepariwisataan ini, dijelaskan Sopian, untuk mewujudkan pariwisata di kota berjargon Beribu Senyuman yang berbasis budaya, berkualitas, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

“Dengan adanya partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan atau stakeholder terhadap penyelenggaraan kepariwisataan di Kota Pangkalpinang, diharapkan dapat mewujudkan keunggulan serta mempunyai daya saing tinggi dengan daerah-daerah pariwisata lainnya,” bebernya. (*)

Sumber : Kominfo

Tinggalkan Balasan