oleh

Vaksinasi Dilakukan Malam Hari

BANGKA — Puluhan orang warga Desa Gunung Pelawan, Kecamatan Belinyu, dilakukan vaksin pada malam hari, Rabu (12/01) malam.

Kegiatan itu, mengusung tema ‘Ngalam’ atau Ngajak Vaksin Malam Presisi, gagasan Polsek Belinyu.

Vaksinasi ini, ditujukan kepada masyarakat pendatang yang belum divaksin. Selain itu, dilakukan juga vaksinasi kepada anak usia 6 sampai 11 tahun.

Hal ini merupakan upaya pemerintah Kecamatan Belinyu dalam peningkatan angka vaksin dan menuju Herd Immunitty.

Bahkan, dikabarkan, angka vaksinasi di Desa Gunung Pelawan masih dibawah angka 70 persen.

” Iya, semalam ada vaksin malam, ada 75 orang masyarakat pendatang dan masyarakat setempat dilakukan vaksinasi, dan anak-anak usia 6 sampai 11 tahun,” kata Kapolsek Belinyu, Kompol Noval Desky, di Polsek Belinyu, Kamis (13/01) pagi.

Untuk jenis vaksin yang digunakan, kata Noval, menggunakan 3 jenis vaksin yaitu, Sinovac untuk dosis pertama, Astrazaneca untuk dosis pertama dan kedua, dan Pfizer yang tersedia untuk dosis kedua.

Dilanjutkan Kompol Noval, pada kegiatan itu, melibatkan beberapa instansi terkait, dari mulai Babinkamtibmas, Babinsa TNI, hingga tenaga kesehatan dari pihak TNI Angkatan Laut yaitu Lettu Laut (P) dr. HRP. Pardede.

” Kegiatan tersebut, kita melibatkan anggota Polsek Belinyu, Koramil Belinyu (Babinsa Desa Gunung Pelawan), tenaga kesehatan dari Puskesmas Belinyu dan tim kesehatan dari Lanal Babel,” kata dia.

Terpisah, Camat Belinyu, Syarli Nopriansyah, saat dikonfirmasi via pesan Whatsappnya, membenarkan kegiatan itu.

Menurut Syarli, saat ini angka vaksinasi di Kecamatan Belinyu sudah mencapai angka 83 persen.

” Iya, ada kegiatan Pak Kapolsek itu semalam, perhitungan sementara angka vaksin di Kecamatan Belinyu 83,17 persen,” kata Syarli.

Syarli mengatakan, vaksin malam itu harus dilakukan, lantaran angka pencapaian vaksin di Desa Gunung Pelawan masih dikatakan dibawah 70 persen.

” Untuk Desa Gunung Pelawan, dilaksanakan kegiatan tersebut, dalam rangka percepatan pencapaian target 70 persen, khusus Desa Gunung Pelawan, karena cuma desa Gunung Pelawan yang masih dibawah 70 persen,” bebernya. (Randhu)

Komentar

Tinggalkan Balasan