BANGKAHEADLINE

Wabup dan Kapolres Datangi TMP Patma Satria

11
×

Wabup dan Kapolres Datangi TMP Patma Satria

Sebarkan artikel ini

BANGKA — Dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke – 76 pada 01 Juli nanti, Wakil Bupati Bangka Syahbudin bersama Kapolres Bangka AKBP Indra Kurniawan didampingi Forkopimda Kabupaten Bangka, mendatangi Taman Makam Pahlawan Patmas Satria Kota Sungailiat, Rabu (29/06) pagi.

Mereka melakukan upacara tabur bunga di TMP tersebut, sebagai rangkaian peringatan hari jadi Kepolisian Republik Indonesia.

Syahbuddin mengatakan, peran Polri di Kabupaten Bangka saat ini bisa dikatakan baik. Karena kata Syahbudin, situasi di Kabupaten Bangka bisa dikatakan kondusif.

” Ya tentunya dalam rangka HUT Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke 76 kita bersyukur sekalian juga kita berterima kasih dalam hal ini kita bisa merasakan situasi yang sangat kondusif di Kabupaten Bangka,” kata Syahbudin.

Syahbudin berharap, sinergitas bersama antara Polri dan pemerintah dapat terus dipertahankan. Tujuannya lanjut Syahbudin, untuk menciptakan situasi yang lebih aman dan tenteram seperti halnya sama dengan visi Bangka Setara Nyaman Bersama.

Sementara dari itu, Kapolres Bangka AKBP Indra Kurniawan menyebutkan, momen upacara ini dapat kiranya menjadi sebuah renungan guna mengingat jasa para pahlawan yang sudah gugur.

” Dengan momentum ini kita dapat renungankan bersama dalam meneladani semangat perjuangan para pahlawan yang telah gugur,” kata AKBP Indra.

Kata AKBP Indra, sesuai dengan aturan perundang undangan Polri ditekan untuk melaksanakan tugas dengan sebaik baiknya, contohnya menciptakan pemeliharaan kamtibmas yang kondusif disetiap wilayah. Sebagai halnya lanjut AKBP Indra, upaya penegakan hukum yang dilakukan merupakan alternatif terakhir dalam sebuah permasalahan.

” Penegakkan hukum adalah alternatif terakhir sehingga pelaksanaan tugas cara bertindak dilapangan, Polres Bangka selalu melakukan sosialisasi, edukasi dan himbauan kepada masyarakat. Ketika Masyarakat bisa bersinergi bekerjasama dengan baik dengan aparat penegak hukum khususnya Polres Bangka maka penegakkan hukum itu jadi alternatif terakhir atau ultimum remedium,” kata dia. (Randhu)