HEADLINEPANGKALPINANG

Walikota Berharap Ada Multiplayer Effect

×

Walikota Berharap Ada Multiplayer Effect

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG — Pemerintah Kota Pangkalpinang bersama sejumlah instansi vertikal, menandatangani naskah hibah dan berita acara hibah barang milik daerah tahun 2022 di Ruang Rapat Tengah Gedung Tudung Saji Kantor Walikota Pangkalpinang, Kamis (07/04/2022).

Walikota Pangkalpinang H. Maulan Aklil mengungkapkan, semua aset yang ada seharusnya diserahkan langsung kepada instansi vertikal, agar dapat tumbuh kembang serta jelas statusnya.

“Bisa juga kalau status asetnya jelas, bisa membangun atau apa begitu. Di saat mereka mau membangun, ada multiplayer effect di Kota Pangkalpinang. Ada yang dari 2008 dari 2007, aset itu baru sekarang kita serahkan,” ungkapnya.

“Alhamdulillah, penertiban aset-aset di Kota Pangkalpinang ini dalam rangka penertiban itu jelas statusnya agar aset-aset itu biar cepat berguna dalam membantu pembangunan di Kota Pangkalpinang,” imbuhnya.

Oleh karena itu, kata Walikota, semua aset yang ada harus ditingkatkan serta dijelaskan, agar tidak menjadi temuan kedepannya.

“Makanya aset kita ini kan ada ribuan yang harus kita tingkatkan dan kita jelaskan, agar tidak menjadi temuan. Hari ini salah satu solusi yang kita keluarkan,” ucap Molen.

Budianto, Kepala Bakeuda Kota Pangkalpinang mengatakan, atas permintaan dari Walikota Pangkalpinang untuk segera menyelesaikan administrasi terkait hibah dari Pemkot Pangkalpinang kepada beberapa instansi vertikal, yang dari tahun 2007 hingga sekarang belum terselesaikan.

“Jadi hari ini, Pak Wali minta Bakeuda untuk segera diselesaikan berita acara atau naskah hibah tadi kepada instansi vertikal. Dulu sudah dianggarkan untuk dihibahkan, tetapi proses hibah itu belum dilaksanakan, baru hari ini dilaksanakan. Jadi jelas status asetnya,” jelasnya.

“Iya, ini sudah dari jaman pemerintah sebelum-sebelumnya dari tahun 2007, maka baru kita selesaikan hari ini. Pak Wali pengen administrasi terkait aset, ada permasalahan ketidak jelasan tumpang tindih kepemilikan untuk segera diselesaikan,” ucapnya.

Dikatakan Budi, Walikota Pangkalpinang meminta permasalahan aset agar dapat diselesaikan semua sampai akhir tahun ini.

“Jadi sampai hari ini, Alhamdulillah, sudah ada beberapa yang sudah terselesaikan. Untuk targetnya, beliau minta tahun ini segera selesai. Maka kami akan bantu Walikota untuk segera menyelesaikan permasalahan ini,” pungkasnya. (Iqbal)