BANGKAHEADLINE

Warga Gotong Royong Bangun Pagar Pos Babinsa

×

Warga Gotong Royong Bangun Pagar Pos Babinsa

Sebarkan artikel ini

BANGKA — Puluhan warga Dusun Lepang, Desa Bintet, Kecamatan Belinyu, bergotong – royong membangun pagar untuk Pos Babinsa Desa Bintet dan Gunung Pelawan, Minggu (31/10) pagi.

Pos Babinsa ini sendiri, memang dibangun sejak 2019 lalu, yang bersumber dari swadaya masyarakat.

Hal itu dikatakan Sertu Agus Kurniawan, selaku Babinsa Desa Bintet dan Gunung Pelawan.

” Allhamdulillah, atas kesadaran masyarakat dan sinergi bersama, kami melakukan kegiatan gotong royong hari ini, bangun pagar buat pos Babinsa,” kata Agus saat di wawancara di Dusun Lepang.

Untuk pembangunan pos ini, kata Sertu Agus, sudah dilakukan sejak 2018 lalu. Namun, karena pembangunan ini bersumber dari swadaya masyarakat, pembangunan pos ini rampung pada tahun 2019 lalu, dan saat ini sudah menjadi aset milik TNI Angkatan Darat.

” Kalau dibangunnya ini tahun 2018, cuma namanya swadaya masyarakat, jadinya tahun 2019, dan Allhamdulillah, sudah menjadi aset TNI Angkatan Darat,” kata dia.

Terpisah, Danramil Belinyu, Kapten Arm Suparjana, saat dikonfirmasi via pesan Whatsappnya, Minggu siang mengatakan, memang pembangunan pos itu merupakan kerja sama antara Babinsa dan masyarakat.

Sehingga Babinsa setempat sudah bisa membangun sinergitas yang baik bersama masyarakat, hal ini merupakan inovasi dan kreatifitas yang dimiliki oleh Babinsa Koramil Belinyu.

” Pembuatan pos Babinsa di desa Gunung pelawan itu, berkat upaya dan kerja sama antara Babinsa dan pemerintah setempat dalam hal ini Pak Kades. Babinsa dan Desa sudah bisa menunjukan sinergitas dan kerja sama yang sangat baik. Saya selaku Danramil sangat bangga, mempunyai Babinsa yang sangat kreatif dan berupaya untuk memajukan Desa binaanya,” ungkap Suparjana mewakili Dandim 0413 / Bangka.

Suparjana juga berharap, dengan adanya pos Babinsa itu dapat menciptakan situasi wilayah Desa setempat semakin kondusif.

Sementara, Goheng cs warga Dusun Lepang, saat dihampiri wartawan, mengaku, mereka bekerja bergotong royong atas kesadaran sendiri, bahkan, kata dia, tanpa diundang pun mereka pergi membantu.

” Allhamdulillah, kesadaran kami sendiri, tanpa diundang pun kami pergi,” seru Goheng cs sembari mengaduk semen. (Randhu)