BANGKA SELATANHEADLINE

Warga Keluhkan Tidak Dapat Sertifikat Setelah Divaksin

×

Warga Keluhkan Tidak Dapat Sertifikat Setelah Divaksin

Sebarkan artikel ini

BANGKA SELATAN – Sejumlah warga Kabupaten Bangka Selatan mengeluh, karena meski telah selesai mengikuti vaksinasi Covid-19, namun tidak menerima sertifikat vaksin seperti yang dijanjikan pemerintah.

“Sudah 3 bulan lalu saya di vaksin, tapi sampai bulan ini tidak pernah menerima sertifikat vaksin atau terima SMS,” kata Nyu, salah satu warga Toboali kepada Kabarbangka.com, Jumat (08/10/21).

Menurut Nyu, dirinya khawatir ditolak saat ingin pengurusan administrasi lantaran sertifikat vaksin belum ada, padahal sudah vaksin. Seperti ketika syarat hendak bepergian menggunakan pesawat terbang.

“Sementara kebijakan di penerbangan mengharuskan menunjukkan sertifikat vaksin jika ingin keluar daerah,” keluhnya.

Hal serupa dikeluhkan warga lainya yang mengalami nasib serupa. Seorang warga Toboali, Lie mengaku sudah divaksin tapi tidak menerima sertifikat. Dia mengaku divaksin di Polres Basel.

“Benar, sama sekali tidak mendapatkan sms atau sertifikat vaksin setelah menjalani vaksinasi, seharusnya peserta vaksin mendapatkan sms tanda sudah mengikuti vaksinasi,” bebernya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Kabupaten Bangka Selatan, Supriyadi meminta agar warga yang belum menerima bukti sertifikat vaksin agar mengunduh dan instal PeduliLindung.

“Kalau ternyata belum, tanyakan ke fasiltas kesehatan yang memberikan vaksinasi. Tanyakan, khawatir belum ter entry saat itu karena sistem error terus lupa dengan membawa bukti sudah vaksin minta di entry,” ujar Supriyadi. (Yusuf)