oleh

Warga Lubes Keluhkan Tanah Buangan Galian Drainase

 20 total views

BANGKA TENGAH — Warga Desa Lubuk Besar, Kecamatan Lubuk Besar, Bangka Tengah, mengeluh akibat tanah buangan galian Drainase, yang dibuang pekerja proyek ke halaman rumah warga.

Tanah yang dibuang tersebut selain mengganggu halaman rumah warga, apabila cuaca panas menyebabkan rumah warga dipenuhi debu, dan musim hujan mengakibatkan halaman menjadi becek.

“Saya ini punya warung kopi di pinggir jalan, kalau tidak dibuang tanah itu, membuat makanan yang dijual jadinya berdebu. Kemarin itu pengawasnya sudah kami kasih tau, dan janjinya pengawas proyek tanah yang dibuang kepekarangan rumah kami ini akan dibuang. Namun sampai hari ini belum juga dibuang,” ujar Syarifudin, salah seorang warga yang halaman rumahnya dipenuhi tanah buangan, Senin (24/06/2019).

Ia mengaku terganggu dengan adanya buangan galian tanah dipekarangan rumahnya tersebut apalagi dicuaca panas, debu dari buangan tanah itu mengotori tempat usahanya, dan bila hujan turun menjadi becek

“Jelas ini sangat mengganggu, kalau cuaca panas seperti ini warung saya penuh dengan debu, melihat penuh oleh debu orang jadi enggan untuk mampir diwarung saya ini,” ucapnya.

Dirinya juga meminta pihak kontraktor segera mengangkat tanah bekas galian proyek Drainase tersebut dari halaman Rumahnya.

“Saya minta tanah galian ini segera dibuang dari halaman rumah, kalau tidak dibuang juga akan kami timbun kembali seperti semula,” tegasnya.

Sementara itu Kepala Desa Lubuk Besar, Mardianto mengatakan, pihaknya akan segera mendatangi kontraktor dan meminta dengan cepat membersihkan tanah buang tersebut dari halaman rumah warga.

“Akan kita datangi pihak kontraktor dan meminta untuk segera mengangkat tanah bekas galian itu apalagi banyak keluhan dari warga,” pungkasnya.

Sementara pihak kontraktor pelaksana proyek drainase tersebut, hingga kiji masih diupayakan konfirmasinya. (Yan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed