BANGKA BARATHEADLINE

Warga Pait Jaya Diswab Massal

×

Warga Pait Jaya Diswab Massal

Sebarkan artikel ini

BANGKA BARAT — Masyarakat Dusun VI RT.03 RW.001 Pait Jaya, Desa Belo Laut, yang sedang menjalani PPKM mengikuti swab massal yang dilaksanakan Tim Satgas Covid – 19 Kabupaten Bangka Barat, Selasa ( 13/7 ).

Pemeriksaan swab dilakukan dua titik, salah satunya di kediaman Ketua RT. 03, Thoni.

Kapolres Bangka Barat, AKBP Agus Siswanto blusukan dari rumah ke rumah mengendarai sepeda motor, mengajak warga setempat untuk diswab.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid – 19 Bangka Barat, M. Putra Kusuma yang turut hadir di lokasi mengatakan, swab massal di Pait Jaya bertujuan mengidentifikasi transmisi penularan lanjutan dari kasus yang terindikasi sebelumnya.

” Sehingga ketika kita melakukan pemeriksaan nanti untuk penetapan PPKM Mikro selesai, kasus di Pait Jaya ini betul-betul tuntas, jadi penyisiran tracing dan pemeriksaan testing itu kita lakukan secara maksimal,” jelas Putra.

Putra mengatakan, pihaknya menargetkan 360 orang bisa diswab hari ini. Pihaknya akan melihat perkembangan selanjutnya, bila minat masyarakat dirasa kurang, pihaknya akan menggunakan alternatif lain, seperti door to door. Menurut Putra, semakin banyak testing yang dilakukan akan semakin baik.

” Kemudian kita bisa dapat gambaran sebetulnya berapa banyak disini yang bisa kita lokalisiir kasusnya,” katanya.

Putra menambahkan, sampel swabnya akan dibawa ke Labkesda Provinsi Babel. Dia berharap hasilnya cepat keluar. Bila jumlah yang positif masih lebih banyak daripada yang negatif maka isolasi di Pait Jaya akan dilanjutkan.

” Kemudian yang negatif kita akan diskusi lagi dengan tim Pak Kapolres, Pak TNI apakah mau kita lanjutkan PPKM-nya atau kita hentikan,” katanya.

Kapolres Bangka Barat, AKBP Agus Siswanto mengatakan, di RT. 03 Pait Jaya terjadi penambahan 40 kasus positif Covid. Karena itu pihaknya mendatangi rumah warga agar mengikuti test PCR agar dapat diketahui jumlah orang yang telah terpapar.

” Kegiatan masyarakat sudah kita batasi, hanya kegiatan yang esensial yang kita perbolehkan, lainnya tetap dirumah. Kegiatan yang memang sangat penting diperbolehkan, kalau tidak tetap stay dirumah saja sambil berdoa, ikuti petunjuk dari satgas,” ucap Agus. ( SK )