oleh

Wisnu : Kami Bukan Egois

BANGKA — Polres Bangka, melalui Polsek Belinyu beserta rombongan nelayan Forum Nelayan Pecinta Teluk Kelabat Dalam, bersama-sama terjun ke lokasi penambangan yang diduga ilegal di perairan Dusun Mengkubung, Desa Riding Panjang, Kecamatan Belinyu, Minggu (21/11) sore.

Mereka bersama-sama melakukan pengecekan langsung, terkait laporan dari para nelayan itu yang merasa resah dengan adanya kegiatan penambangan timah di sekitar lokasi tersebut.

Hasilnya, Polisi tidak menemukan aktivitas penambangan di lokasi yang dimaksud, namun hanya ada beberapa unit Ponton Isap yang terparkir di depan pulau Mengkubung.

Wisnu, selaku Ketua Wilayah dari Forum Nelayan wilayah Riding Panjang mengatakan, pagi tadi beberapa penambang masih sempat melakukan aktivitas.

“Pagi tadi jalan mereka itu, sekitar sampai jam 9 pagi berhenti, nggak tau sebabnya apa? Apa karena ada nelayan dan Polsek mau turun atau apa, nggak tahu,” kata Wisnu, Minggu sore di Mengkubung.

Wisnu tak menampik, wilayah yang mereka maksud itu adalah wilayah tangkap para nelayan setempat.

Maka dari itu, lanjut Wisnu, para nelayan bukan bersikap egois. Namun penambang itu banyaknya di darat, dan bukan di laut.

Bahkan, kata dia, mereka tidak pernah usil dengan para penambang yang menambang di darat.

” Jadi sekali lagi, kami bukan egois, kami bukan tidak memikirkan perut para penambang. Tapi sekali lagi kami memohon, kalau berbicara penambang, lebih banyak yang di darat dari pada di laut. Sampai saat ini kami tidak pernah menggubris teman-teman penambang yang ada di darat,” ungkapnya.

Wisnu melanjutkan, penambangan di seputar Pulau Mengkubung itu, sudah berlangsung sepekan lebih. Dia juga menegaskan, tidak ada kompensasi yang direalisasi dari kegiatan tambang itu.

” Kurang lebih 10 hari tambang itu jalan. Kalau dibilang kompensasi-kompensasi itu nggak ada ! Itu jelas,” tegasnya.

Sementara, Kapolres Bangka, melalui Kapolsek Belinyu, Kompol Noval Desky mengungkapkan, pihaknya menindaklanjuti apa yang dilaporkan para nelayan.

Namun, faktanya, setelah turun bersama nelayan tidak ditemukan aktivitas tambang di perairan itu. Namun, kata Kompol Noval, hanya ditemukan ponton yang parkir saja.

” Jadi kita turun bersama-sama, tim dari Polres dan Polsek Belinyu, bisa kita lihat bersama faktanya di lapagan, untuk di Pulau Mengkubung sendiri masih ditemukan ponton-ponton yang masih parkir disitu, ada 8 unit yang kita temukan. Tidak ditemukan aktivitas disitu, hanya ponton saja yang parkir disitu,” ungkap Noval.

Noval juga membeberkan, wilayah itu merupakan atensi dari pimpinan untuk tidak dilakukan aktivitas tambang.

Namun kata dia, para penambang boleh saja melakukan kegiatan penambangan asalkan mengikuti prosedur yang ada.

” Kami sarankan kepada teman penambang, kami sarankan kalau mau melakukan penambangan harus mengikuti aturan dan mekanisme yang berlaku, dan sesuai yang diamanatkan oleh Undang-Undang,” kata dia. (Randhu)

News Feed