oleh

Yang Tidak Memiliki IUP Akan Ditindak

BANGKA — Kapolres Bangka AKBP Widi Haryawan menegaskan, pihaknya akan melakukan penindakan terhadap tambang apung yang beroperasi diluar IUP perusahaan terkait, yaitu di wilayah perairan teluk kelabat dalam.

Hal itu ditegaskan oleh Widi, usai mengikuti rapat koordinasi bersama Forkopimda Babel di Desa Bakit, Senin (02/08) siang.

Menurutnya, hanya dua perusahaan yang memiliki IUP di perairan teluk kelabat dalam, yaitu PT Timah dan PT LSM, yang saat ini sedang trend diberitakan beberapa media siber.

” Jadi sesuai dengan ini, yang tidak memiliki IUP, tadi kan disebutkan ada dua, dari PT Timah sendiri dan PT LSM. Diluar dari pada itu, nanti dilakukan penindakan,” kata AKBP Widi saat diwawancara di pelabuhan Mantung Belinyu.

Widi menegaskan, hasil rapat koordinasi dengan Forkopimda Babel akan dilakukan penindakan bagi yang ilegal.

” Tadi kan sudah disampaikan oleh Gubernur dan Kapolda, bahwa terkait permasalahan ini, kita kan seperti yang kemarin-kemarin kan sudah melakukan penindakan kepada yang ilegal,” bebernya.

Widi melanjutkan, pihaknya juga selama ini sudah kerap kali melakukan penindakan, hingga berujung proses hukum. Namun kata dia, minimnya sarana dan parasarana, serta jumlah personil, menjadi halangan dalam melakukan penindakan.

Meski demikian kata AKBP Widi, pihaknya akan melakukan penindakan secara berkala, walau tidak bisa 1×24 jam standby.

” Tapi yang perlu ditekankan, kita ini nggak bisa 1×24 jam, tapi tetap secara berkala nanti kita melakukan penindakan,” kata dia.

Masih kata AKBP Widi, jika masih saja membandel atau ilegal akan diproses.

” Kalau masih ilegal kan kita tarik proses,” tegasnya. (Randhu)

News Feed