BANGKA BARAT – Pemerintah Kabupaten Bangka Barat mulai mematangkan langkah untuk menerapkan sistem pemungutan retribusi pasar secara digital.
Langkah awal ini dilakukan melalui sosialisasi dan pembentukan kebiasaan transaksi non-tunai bagi para pedagang di Pasar Mentok bersama BI Babel.
Staf Ahli Bupati Bangka Barat, Hanson Riyadi, menilai langkah strategis ini dinilai penting untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta optimalisasi pendapatan daerah dari sektor pasar rakyat.
Manfaat Utama Penerapan Sistem Digital:
* Transparansi Tata Kelola: Meminimalkan kebocoran dan meningkatkan akuntabilitas pemungutan retribusi daerah.
* Kesiapan Ekosistem: Memastikan pedagang dan masyarakat terbiasa dengan fitur aplikasi sebelum sistem retribusi digital resmi diterapkan secara penuh.
* Modernisasi Pasar Rakyat: Meningkatkan daya saing pasar tradisional agar tidak tertinggal oleh ritel modern.
Dia juga menyampaikan bahwa langkah kolaboratif ini menjadi pondasi penting Bangka Barat dalam menciptakan ekosistem keuangan daerah yang transparan dan berbasis digital. (KBC)
Pemkab Matangkan Ekosistem Non-Tunai di Pasar Mentok






