HEADLINEPEMKOT

95 Pendonor Terima Penghargaan

×

95 Pendonor Terima Penghargaan

Sebarkan artikel ini
Sambutan Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, Hisar Mangoloi Manalu, Kamis (24/9).

PANGKALPINANG – Sebanyak 95 pendonor darah menerima penghargaan atas dedikasi dan konsistensi mereka dalam mendonorkan darah secara sukarela di Kota Pangkalpinang, Kamis (24/9/2026).

Penyerahan penghargaan berlangsung di Ruang Betason, Kantor Pemerintah Kota Pangkalpinang.

Para penerima penghargaan terdiri atas pendonor yang telah mendonorkan darah sebanyak 25 kali, 50 kali, 75 kali, serta pendonor rhesus negatif kategori siaga kemanusiaan.

Rinciannya, sebanyak 52 orang menerima penghargaan untuk donor darah ke 25, 19 orang untuk donor ke-50, 3 orang untuk donor ke 75, dan 21 orang merupakan pendonor rhesus negatif siaga kemanusiaan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, Hisar Mangoloi Manalu, menyebut para pendonor darah sebagai pahlawan kemanusiaan yang memiliki peran penting dalam membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat.

Menurut Hisar, darah hingga kini belum dapat diproduksi secara buatan. Karena itu, ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan transfusi sangat bergantung pada kesediaan masyarakat untuk menjadi pendonor.

“Darah adalah lambang kehidupan. Di saat dunia medis terus berpacu pesat dengan peralatan-peralatan canggih, ada satu hal yang indah di dunia ini yang belum bisa diciptakan, yaitu darah manusia,” kata Hisar.

Ia menuturkan, setiap darah yang disumbangkan bukan sekadar cairan biologis, tetapi menjadi harapan dan kesempatan hidup bagi pasien yang membutuhkan transfusi.

“Setiap tetes darah yang Anda donorkan secara rutin, bukan sekadar cairan biologis saja, melainkan harapan baru, kesempatan kedua untuk hidup, dan senyuman yang kembali hadir di wajah para pasien serta keluarga mereka di rumah sakit,” ujarnya.

Hisar mengakui pemenuhan kebutuhan darah yang aman, sehat, dan tepat waktu masih menjadi tantangan di wilayah Pangkalpinang.

Namun, konsistensi dan ketulusan para pendonor sukarela dinilai telah membantu meringankan tantangan tersebut.

Menurutnya, penghargaan yang diberikan pemerintah mungkin tidak sebanding dengan nilai kemanusiaan yang telah diberikan para pendonor.

“Penghargaan ini adalah bentuk penghormatan, ucapan terima kasih yang tidak terhingga, dan pengakuan dari kami pemerintah dan seluruh masyarakat atas tindakan kepahlawanan yang rutin Anda lakukan,” katanya.

Hisar juga menyampaikan apresiasi kepada Palang Merah Indonesia (PMI) sebagai mitra strategis Dinas Kesehatan dalam pengelolaan darah dan pelayanan kepada masyarakat.

“Bersama PMI, kita akan terus memperkuat sinergi demi mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan tangguh,” ujarnya.

Ia kemudian mengajak masyarakat, terutama keluarga, teman, dan generasi muda, untuk ikut menjadi pendonor darah aktif.

“Mari kita ajak keluarga, teman, dan generasi muda di sekitar kita untuk menjadi pendonor darah aktif,” kata Hisar.

Ia berharap semakin banyak masyarakat tergerak untuk mendonorkan darah secara sukarela sehingga ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan dapat terus terjaga.

“Semoga ketulusan hati Bapak dan Ibu sekalian dicatat sebagai amal ibadah oleh Tuhan Yang Maha Esa, serta senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan yang melimpah,” pungkasnya. (KBC)

Tinggalkan Balasan