BANGKA BARAT – Komando Distrik Militer 0431/Bangka Barat memaparkan secara komprehensif rencana dan progres pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa ke-130 TA 2026 di hadapan Tim Pengawasan dan Evaluasi Mabesad.
Kegiatan paparan yang dipimpin langsung oleh Dandim 0431/Bangka Barat, Letkol Inf Czi Fadhil, tersebut berlangsung di Koramil 431-01/Jebus, Rabu (21/10/2026).
Dalam paparannya, Fadhil menegaskan bahwa penetapan sasaran fisik maupun non-fisik pada TMMD kali ini difokuskan untuk menjawab persoalan krusial di daerah, mulai dari ancaman banjir musiman hingga persoalan minat pendidikan generasi muda yang minim akibat tergiur sektor pertambangan.
Guna mengatasi persoalan banjir, TMMD memprioritaskan penanganan di Desa Sinar Manik melalui pengerjaan fisik utama berupa normalisasi aliran sungai sepanjang kurang lebih 2,5 kilometer serta pembuatan talud penahan di kanan-kiri jembatan sepanjang 80 meter.
“Pertimbangan kami memilih sasaran TMMD ini adalah lokasi yang diprioritaskan pada desa yang sering terjadi banjir dan desa tertinggal. Salah satu sasaran utamanya yaitu normalisasi aliran sungai, di mana setiap ada hujan pasti airnya meluap dan menyebabkan banjir di sekitaran sungai tersebut,” paparnya.
Selain infrastruktur fisik pencegah banjir, Kodim 0431/Bangka Barat juga menaruh perhatian besar pada sektor pendidikan.
Selain melakukan rehabilitasi atap sekolah di SD 5 Mentok dan Simpang Teritip yang kondisinya mengkhawatirkan keselamatan siswa, TMMD menggelar kampanye kreatif dan penyuluhan untuk menekan tingginya angka anak putus sekolah di Bangka Barat.
Dandim mengatakan, fenomena sosial di wilayah tersebut menunjukkan banyak remaja yang memilih langsung bekerja di tambang atau usaha ponton ketimbang melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Banyak anak-anak muda setelah lulus sekolah atau bahkan putus sekolah langsung masuk ke pertambangan. Data dari Dinas Pendidikan mencatat banyak anak muda yang menganggur dan tidak melanjutkan sekolah. Ini menjadi PR besar bagi kami untuk membangkitkan kembali semangat belajar anak-anak muda di Bangka Barat,” katanya.
TMMD yang berlangsung sejak pembukaan pada 13 Oktober hingga penutupan 11 November 2026 ini menerjunkan 150 personel Satgas gabungan dari TNI, Kepolisian, Pemda, hingga instansi teknis terkait untuk mempercepat terwujudnya pemerataan kesejahteraan masyarakat. (KBC)






