BANGKA BARAT – Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa ke-130 TA 2026 di wilayah Kodim 0431/Bangka Barat menjadi bukti nyata solidnya sinergi lintas sektoral antara TNI, Pemerintah Daerah, dan elemen masyarakat.
Dalam kunjungan Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) di Koramil 431-01/Jebus, Rabu (21/10/2026), dilaporkan total dukungan anggaran mencapai lebih dari Rp1,56 miliar.
Dandim 0431/Bangka Barat, Letkol Inf Czi Fadhil, merincikan anggaran tersebut bersumber dari Komando Atas sebesar Rp574.500.000,00 untuk operasional Satgas, serta dukungan APBD Pemerintah Kabupaten Bangka Barat sebesar Rp992.492.000,00.
“Untuk rincian alokasi dana dari Pemda, kami didukung sebesar Rp992,49 juta yang terbagi untuk tiga sasaran: normalisasi sungai sebesar Rp492,49 juta, pembangunan jalan usaha tani di tiga titik Kecamatan Kelapa sebesar Rp300 juta, dan rehab dua unit sekolah sebesar Rp200 juta. Total keseluruhan dukungan anggaran mencapai kurang lebih Rp1,56 miliar,” ungkap Fadhil di hadapan Tim Wasev.
Fadhil menjelaskan, seluruh program fisik dan non-fisik yang telah dibuka sejak 13 Oktober 2026 lalu kini terus berjalan sesuai jadwal sebelum ditutup pada 11 November 2026 mendatang. Beberapa progres fisik penting meliputi:
Normalisasi Sungai & Talud: Penanganan sungai 2,5 km dan talud 80 meter di Desa Sinar Manik.
Jalan Usaha Tani (JUT): Pembangunan JUT di 3 titik Kecamatan Kelapa (tahap pembersihan lahan).
Rehab Sekolah: Perbaikan atap di SD 5 Mentok dan sekolah di Simpang Teritip.
Program Unggulan Kasad: Pembuatan 5 titik sumur bor (satu titik diprioritaskan di pesantren krisis air), rehab 4 unit RTLH (progres >30%), penanaman 1.000 bibit pohon buah, ketahanan pangan 1 hektar, pembersihan sarana umum, serta pembagian 100 paket makanan stunting.
Tak hanya pembangunan fisik, program non-fisik berupa penyuluhan Wawasan Kebangsaan, Hukum dan Kamtibmas, Bahaya Narkoba, hingga Pertanian dan Perikanan turut digencarkan.
Untuk menguatkan kemanunggalan, 150 personel Satgas yang terlibat diinapkan langsung di rumah-rumah warga (induk rumah) setempat.
“TMMD adalah program lintas sektoral yang melibatkan TNI, kementerian, Pemda, hingga komponen masyarakat. Tujuannya tidak hanya membangun fasilitas sarana prasarana, tetapi juga membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan serta memperkuat ketahanan wilayah,” jelasnya. (KBC)






