BANGKA BARAT – Sinergitas kuat antara Rutan Negara Kelas IIB Mentok bersama TNI-Polri membuahkan hasil tegas.
Pada Selasa, (27/10/2026), aparat gabungan yang turut dihadiri Batuud Ramil 431-02/Mentok, Serma Roemyi, menggelar razia mendadak guna membersihkan blok hunian dari barang-barang terlarang.
Hasilnya mengejutkan sekaligus melegakan: tidak ditemukan adanya narkotika, handphone, maupun peredaran uang di dalam rutan.
Kendati demikian, petugas tetap mengamankan sejumlah benda tajam serta barang berisiko tinggi yang berpotensi memicu perkelahian atau disalahgunakan untuk tindak kejahatan fisik.
Kepala Rutan Kelas II B Mentok, Andri Ferly menyebutkan pihaknya tak ingin kecolongan atau menunggu bom waktu meledak dengan segera mengambil langkah tegas.
Berdasarkan hasil pendalaman dan keterangan yang dihimpun, rutan telah menyiapkan 4 orang oknum warga binaan kasus narkoba yang diindikasikan membahayakan keamanan untuk segera dipindahkan.
“Lebih baik kita mencegah daripada kita akan susah payah nanti berperangnya,” tegasnya.
Tak tanggung-tanggung, pengusulan pemindahan ini diserahkan langsung kepada pimpinan Kantor Wilayah dengan opsi pemindahan baik di dalam wilayah Bangka Belitung maupun ke luar pulau, termasuk opsi penjara Maximum Security Nusakambangan.
Langkah ini diambil demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah Bangka Barat.
Sementara Kepala Satuan Reserse Narkotika Bangka Barat, Iptu M Syah Petrianto, menegaskan razia kolaboratif ini merupakan wujud nyata tindak lanjut atas surat telegram Kapolri terkait pemberantasan narkoba secara menyeluruh.
Pihaknya memastikan penegakan hukum tidak hanya menyasar peredaran di luar, tetapi juga menyapu bersih potensi pelanggaran di dalam jeruji besi.
Dalam razia tersebut, petugas mengamankan sejumlah barang inventaris dan pribadi yang dinilai berbahaya bagi keselamatan, di antaranya
paku, jepitan kuku, korek api gas, sendok, balsem, minyak wangi, tali, jarum, bedak, cukur jenggot, botol beling, obat-obatan serta krim.
Pihak Rutan Mentok menegaskan akan terus menggencarkan razia rutin demi memastikan situasi tetap kondusif, serta mengimbau seluruh warga binaan agar fokus menjalani pembinaan dengan baik demi masa depan yang lebih bersih saat kembali ke tengah masyarakat. (KBC)






