BANGKA BARAT – Menjelang ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Tahun 2026 yang akan digelar di tiga daerah, yaitu Pangkalpinang, Bangka Tengah, dan Kabupaten Bangka, KONI Kabupaten Bangka Barat menyatakan kesiapannya sudah mencapai di atas 90 persen.
Ketua KONI Bangka Barat, Martin, dalam kegiatan silaturahmi bersama insan pers di Mentok, Sabtu (31/10/2026), mengungkapkan pihaknya akan memboyong total 350 personel ke ajang tersebut.
Rinciannya terdiri atas 283 atlet, 67 pelatih dan official, serta didukung oleh 41 orang tim pendukung, Forkopimda, dan Organisasi Perangkat Daerah terkait.
“Kita KONI Bangka Barat mengikuti 22 cabor (cabang olahraga) dari 26 cabor yang ada. Beberapa cabor tidak bisa kita ikut sertakan karena belum ada dalam keanggotaan KONI Bangka Barat atau kepengurusannya sudah tidak aktif,” ujar Martin.
Terkait target, Martin menegaskan pihaknya berpatokan pada arahan Bupati Bangka Barat untuk mempertahankan posisi tiga besar.
Meski demikian, ia optimis dengan semangat para atlet, peluang untuk bersaing di papan atas tetap terbuka lebar, dengan mengandalkan beberapa cabor andalan seperti atletik dan tinju yang ditargetkan mendulang emas.
Di sisi lain, kontingen Bangka Barat harus menghadapi tantangan biaya operasional yang cukup tinggi dibandingkan kabupaten tuan rumah.
“Kontribusi konsumsi, transportasi, dan penginapan [di lokasi pertandingan] ditanggung Pemda masing-masing. Jadi kalau kita berangkat ini murni biaya dari Bangka Barat, tidak ada sedikitpun biaya dari tuan rumah. Karena kita dari jauh, pasti ada biaya penginapan dan transportasi yang besar,” jelasnya.
Untuk memaksimalkan perlindungan para atlet, KONI Bangka Barat juga telah mendaftarkan seluruh kontingen ke dalam program BPJS Ketenagakerjaan.
Sementara itu, terkait bonus atlet, Martin menyebutkan hal tersebut masih menjadi kewenangan pihak Pemerintah Daerah (Pemda) sehingga pihaknya belum dapat memberikan keterangan rinci. (KBC)






