BATENGEKBISHEADLINE

Kolektor Mengeluh, Tagihan Ratusan Juta Belum Cair

×

Kolektor Mengeluh, Tagihan Ratusan Juta Belum Cair

Sebarkan artikel ini
Kolektor tunjukkan pasir timah dalam karung. (Ist)

BANGKA TENGAH – Sejumlah kolektor timah mengeluhkan lambatnya pembayaran dari PT Timah atas pembelian timah yang mereka kirimkan.

Keterlambatan pembayaran tersebut bahkan disebut sudah berlangsung berbulan-bulan dengan nilai tagihan mencapai ratusan juta rupiah.

Selain persoalan pembayaran, para kolektor juga mempertanyakan hasil uji kadar timah atau Sn yang dinilai tidak sesuai dengan hasil laboratorium sebelumnya.

Salah seorang kolektor Timah yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, kadar Sn timah yang sebelumnya diuji di luar laboratorium PT Timah mencapai 61,08 persen.

Namun setelah dilakukan pengecekan kembali oleh PT Timah, kadar tersebut disebut turun menjadi 59,16 persen.

“Hal ini tentu menjadi pertanyaan bagi kami para kolektor. Perbedaan hasil kadar tersebut membuat kami merasa dirugikan,” ujarnya, Senin (16/3/26).

Ia juga menyoroti kebijakan Satgas yang mengarahkan mereka untuk menjual timah ke PT Timah. Namun di sisi lain, mereka mengaku justru menghadapi persoalan keterlambatan pembayaran.

“Kami diarahkan oleh Satgas agar menjual timah ke PT Timah. Tapi pembayaran sering terlambat. Saya kirim sejak Januari sampai sekarang belum dibayar, tagihannya sudah ratusan juta rupiah. Bagaimana kami bisa memutar modal kalau kondisinya seperti ini,” keluhnya.

Lanjutnya, berharap PT Timah segera menyelesaikan pembayaran yang tertunda agar aktivitas usaha mereka tidak terganggu.

“Kami berharap PT Timah segera membayar tagihan kami. Jangan hanya mengarahkan untuk menjual ke PT Timah, tapi pembayaran juga harus tepat waktu,” katanya. (KBC)