DPRDHEADLINE

Zainuddin Reses di Ponpes Bayyinatur Rohman

86
×

Zainuddin Reses di Ponpes Bayyinatur Rohman

Sebarkan artikel ini
Reses Zainudiin di Pondok Pesantren Bayyinatur Rohman Desa Kurau Timur, Jumat (15/5).

BANGKA TENGAH – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Zainuddin, menyapa masyarakat Desa Kurau Timur dalam agenda Reses Masa sidang II Tahun sidang II tahun 2026.

Kegiatan serap aspirasi kali ini dipusatkan di Pondok Pesantren Bayyinatur Rohman Desa Kurau Timur, Kabupaten Bangka Tengah.

​Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka Tengah, tokoh masyarakat, pengurus pesantren, serta para santri.

Dalam kesempatan itu, Zainuddin memotivasi para santri agar terus tekun belajar, terutama dengan adanya dukungan program Makan Bergizi Gratis dari pemerintah.

“Terkait MBG pihak pesantren disini tidak dapat, jadi mereka meminta agar dapat progam MBG, dan kita akan dorong ini,” ujarnya.

​Zainuddin menegaskan peran strategis pesantren sebagai investasi masa depan untuk mencetak generasi muda yang berakhlak mulia.

Ia menyatakan komitmennya sebagai perpanjangan tangan masyarakat untuk memastikan kegiatan belajar mengajar di pesantren berjalan optimal.

​”Kami hadir di sini sebagai Anggota DPRD Provinsi dapil Bangka Tengah.Mendengar  Segala aspirasi dan masukan dari pondok pesantren terkait kegiatan belajar mengajar akan kami tampung untuk ditindaklanjuti,” ujar Zainuddin.

​Dalam sesi dialog, warga dan pengurus pesantren menyampaikan tiga keluhan utama, yakni buruknya akses jalan masuk, minimnya Penerangan Jalan Umum yang memicu kerawanan di malam hari, serta keterbatasan fasilitas pendidikan di lingkungan pesantren.

​Merespons keluhan tersebut, Zainuddin membawa angin segar terkait perbaikan infrastruktur jalan di Desa Kurau.

Ia mengungkapkan bahwa anggaran sebesar Rp600 juta telah dialokasikan oleh pemerintah daerah.

​”Alhamdulillah, untuk perbaikan jalan akses masuk sudah ada anggarannya sebesar Rp600 juta. Mohon doanya agar segera dikerjakan dalam waktu dekat. Ini mungkin berkah dari keberadaan pesantren di sini,” katanya.

​Selain infrastruktur fisik, Zainuddin memberikan perhatian serius pada masalah administrasi pendidikan, khususnya terkait isu ijazah siswa SMA/SMK yang kerap ditahan pihak sekolah.

Ia berjanji akan menjembatani komunikasi langsung dengan Dinas Pendidikan Provinsi guna mencari solusi bagi santri atau warga Desa Kurau yang terdampak.

​Meski bertugas di Komisi IV, Zainuddin menegaskan dirinya tidak akan membatasi diri pada satu bidang kerja saja.

Urusan jalan dan penerangan yang merupakan ranah Komisi III tetap akan menjadi prioritasnya demi kepentingan umum.

​”Terkait lampu jalan dan jalan becek, meskipun itu ranah mitra Komisi III, setiap anggota dewan memiliki hak dan kewajiban yang sama untuk memperjuangkan hak masyarakat di seluruh wilayah Bangka Tengah,” tegasnya.

​Zainuddin juga mendesak Dinas Perhubungan agar memprioritaskan pemasangan lampu jalan di kawasan tersebut mengingat faktor keamanan yang mendesak.

Ia berharap pembangunan di Bangka Tengah dapat dirasakan secara merata, baik di wilayah Kurau Barat maupun Kurau Timur.(KBC)

Tinggalkan Balasan