DPRDHEADLINE

Musani dan Warkamni Reses di Desa Jeriji

81
×

Musani dan Warkamni Reses di Desa Jeriji

Sebarkan artikel ini
Reses Musani dan Warkamni di Desa Jeriji, Jumat (15/5).

BANGKA SELATAN – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Musani dan Warkamni, menyerap berbagai aspirasi masyarakat saat menggelar reses Sidang II Tahun Sidang II 2026 di Desa Jeriji, Kecamatan Toboali, Jumat (15/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Balai Pertemuan Desa Jeriji itu dihadiri kepala desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, tokoh masyarakat, kelompok tani, pelaku UMKM, hingga masyarakat setempat.

Suasana dialog berlangsung terbuka dengan berbagai usulan yang disampaikan warga terkait kebutuhan pembangunan di desa mereka.

Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan sejumlah aspirasi di sektor UMKM, pertanian, dan pendidikan.

Ketiga sektor itu dinilai menjadi kebutuhan utama masyarakat yang perlu mendapat perhatian pemerintah daerah maupun provinsi.

Pada sektor UMKM, masyarakat mengapresiasi kehadiran layanan dari Dinas Koperasi dan UMKM yang membuka pendampingan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi halal secara langsung di lokasi kegiatan reses.

Kehadiran layanan tersebut dimanfaatkan para pelaku usaha kecil untuk mengurus legalitas usaha tanpa harus datang ke kantor dinas.

Pelayanan itu dinilai membantu pelaku UMKM dalam mengembangkan usaha mereka agar lebih tertata dan memiliki daya saing.

Selain itu, legalitas usaha juga dianggap penting untuk membuka peluang pemasaran produk yang lebih luas.

“Alhamdulillah, masyarakat bisa langsung mengurus NIB dan sertifikasi halal di sini,” ujar salah seorang warga saat mengikuti kegiatan tersebut.

Selain UMKM, warga juga menyampaikan berbagai kebutuhan di sektor pertanian.

Masyarakat berharap adanya bantuan bibit tanaman serta dukungan sarana pertanian guna meningkatkan hasil produksi perkebunan dan pertanian warga di Desa Jeriji.

Warga menilai sektor pertanian masih menjadi salah satu sumber penghasilan utama masyarakat, sehingga membutuhkan perhatian serius, terutama terkait ketersediaan bibit unggul dan fasilitas pendukung lainnya.

Sementara itu, di bidang pendidikan, masyarakat menyoroti kondisi akses jalan menuju SMAN 3 Jeriji yang hingga kini belum diaspal.

Kondisi jalan tersebut dinilai menyulitkan siswa dan guru, terutama saat musim hujan karena jalan menjadi licin dan berlumpur.

Tak hanya itu, masyarakat juga meminta perhatian terhadap fasilitas sekolah, salah satunya penyediaan area parkir kendaraan roda dua bagi siswa agar lebih aman dan tertata.

Musani mengatakan seluruh aspirasi masyarakat akan menjadi bahan pembahasan di DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Menurutnya, reses menjadi momentum penting bagi anggota dewan untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat di daerah pemilihan.

Sementara Warkamni menegaskan, pihaknya akan berupaya memperjuangkan seluruh usulan masyarakat sesuai kewenangan pemerintah provinsi.

“Kami akan membawa seluruh usulan masyarakat ini untuk diperjuangkan,” ujar Warkamni. (KBC)

Tinggalkan Balasan