PANGKALPINANG – Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, menghadiri Pelantikan Pengurus Purna Paskibraka Indonesia Kota Pangkalpinang masa bakti 2026–2031 di Balai Besar Betason Kantor Wali Kota, Senin (1/6/2026).
Saparudin memberikan ucapan selamat kepada para pengurus yang baru dilantik, serta seluruh anggota Purna Paskibraka Indonesia Kota Pangkalpinang.
Ia berharap kepengurusan yang baru mampu membawa organisasi semakin aktif dalam membina karakter, kedisiplinan, dan semangat kebangsaan di kalangan generasi muda.
Menurut Saparudin, Purna Paskibraka merupakan organisasi yang memiliki keunggulan dibandingkan organisasi kepemudaan lainnya.
Karena setiap anggotanya telah melalui proses pendidikan dan pembinaan yang menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, serta kecintaan terhadap bangsa dan negara.
“Adik-adik Purna Paskibraka ini bukan anggota biasa. Mereka telah mendapatkan pembinaan dan pendidikan yang membentuk karakter serta wawasan kebangsaan. Ini menjadi modal besar untuk terus berkontribusi bagi daerah dan bangsa,” katanya.
Saparudin menekankan, nilai-nilai yang diperoleh selama menjadi Paskibraka tidak boleh berhenti setelah tugas pengibaran bendera selesai.
Sebaliknya, nilai tersebut harus terus dijaga dan diwujudkan melalui berbagai kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga semangat nasionalisme, terlebih pelantikan pengurus PPI tahun ini bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila.
Menurutnya, upacara yang dilaksanakan setiap peringatan hari besar nasional bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk mengingat kembali sejarah perjuangan bangsa dan memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai Pancasila.
“Pancasila adalah fondasi yang mempersatukan bangsa Indonesia yang begitu beragam. Dengan ribuan pulau, berbagai suku, budaya, dan agama, kita tetap bisa berdiri sebagai satu bangsa karena memiliki Pancasila sebagai dasar negara,” tuturnya.
Saparudin menilai keberadaan PPI memiliki peran penting dalam menyongsong bonus demografi yang akan dihadapi Indonesia.
Menurutnya, jumlah generasi muda yang besar harus diarahkan melalui kegiatan yang produktif dan positif agar menjadi kekuatan pembangunan di masa depan.
“Bonus demografi harus menjadi peluang, bukan beban. Karena itu organisasi seperti Purna Paskibraka harus hadir untuk membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, dan memiliki rasa cinta tanah air,” imbuhnya.
Saparudin menyatakan dukungan Pemerintah Kota Pangkalpinang terhadap berbagai program dan kegiatan PPI yang berorientasi pada pembinaan generasi muda, serta penguatan nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat. (Adv)
Harapan Walikota Kepada Pengurus Purna Paskibraka






