BANGKA BARAT – Sebuah gebrakan baru dihadirkan oleh sekumpulan pemuda kreatif di Kota Mentok, Kabupaten Bangka Barat.
Guna menggeliatkan kembali ekosistem olahraga baku hantam di Bumi Sejiran Setason, gerakan pemuda NYUBE BETINJU resmi berkolaborasi dengan Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Bangka Barat menggelar turnamen tinju bergengsi se-Provinsi Bangka Belitung.
Acara yang berlangsung selama tiga hari (26–28 Juni 2026) ini tidak hanya menjadi panggung unjuk gigi bagi para atlet, tetapi juga mencetak sejarah baru lewat pemanfaatan teknologi digital di kancah olahraga daerah.
Berbeda dengan kompetisi tinju konvensional, panitia NYUBE BETINJU meluncurkan situs web resmi khusus untuk mengelola turnamen secara modern.
Langkah ini dinilai sebagai inovasi segar dalam administrasi olahraga lokal.
Ketua Panitia Pelaksana, Nio Somalo, menjelaskan digitalisasi ini bertujuan untuk memberikan keterbukaan informasi kepada publik dan mempermudah pendataan atlet.
“Kami telah membuat website khusus di www.nyubebetinju.club. Situs ini berfungsi sebagai wadah digital untuk menampung data para petinju yang berkompetisi, serta dapat diakses secara transparan oleh siapa pun,” ujar Nio.
Inovasi ini terbukti sukses memantik antusiasme luar biasa. Sebanyak 80 fighter dari berbagai penjuru Negeri Serumpun Sebalai telah mendaftarkan diri secara digital dan siap berlaga di atas ring.
Melalui situs tersebut, masyarakat kini dapat memantau profil petinju, jadwal pertandingan, hingga pembaruan skor secara real-time.
Apresiasi tinggi datang langsung dari Pemerintah Kabupaten Bangka Barat. Wakil Bupati Bangka Barat, Yus Derahman, menyatakan dukungannya terhadap inisiatif luar biasa yang diinisiasi oleh pemuda lokal Mentok ini.
Menurutnya, pemda sangat membutuhkan sinergi kreatif seperti ini untuk menjaring bibit atlet berprestasi.
Sementara Wakil Bupati Bangka Barat, Yus Derahman, mengatakatan pemerintah daerah sangat mengapresiasi dan mendukung penuh pelaksanaan turnamen ‘NYUBE BETINJU’ ini.
“Ini adalah langkah konkret dari pemuda kita untuk membangkitkan kembali kejayaan olahraga tinju di Bangka Barat. Apalagi dengan adanya inovasi website khusus, ini membuktikan bahwa pemuda kita siap bersaing di era digital,” katanya.
Yus berharap lewat ajang ini lahir atlit-atlit potensial yang nantinya tidak hanya membawa nama baik Bangka Barat, tetapi juga mampu mengharumkan nama Bangka Belitung di kancah nasional maupun internasional.
Saat ini, tensi pertandingan di arena dipastikan kian memuncak. Kompetisi yang telah memasuki hari kedua ini dijadwalkan akan mencapai partai final pada Minggu, 28 Juni 2026.
Kolaborasi apik antara pemuda, Pertina, dan dukungan penuh dari Pemkab Bangka Barat diharapkan dapat menjadi stimulus jangka panjang bagi perkembangan olahraga tinju amatir di masa depan.
Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan jalannya kompetisi maupun memantau perkembangan para fighter, seluruh data dapat diakses langsung melalui laman resmi yang telah disediakan. (KBC)
Pemuda Mentok Bangkitkan Olahraga Adu Jotos






