HEADLINEPT TIMAH

Perkuat Layanan Pengelolaan Persampahan di Belitung Timur

×

Perkuat Layanan Pengelolaan Persampahan di Belitung Timur

Sebarkan artikel ini
Foto: timah.com

BELITUNG TIMUR – Komitmen dalam mendukung pelestarian lingkungan terus dilakukan PT TIMAH (Persero) Tbk melalui berbagai program tanggung jawab sosial dan lingkungan.

Kali ini, perusahaan menyerahkan bantuan perbaikan kontainer sampah kepada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Belitung Timur guna mendukung pengelolaan sampah yang lebih optimal.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Belitung Timur, Adlan Taufik, mengapresiasi bantuan tersebut.

Menurutnya, kondisi kontainer sampah yang dimiliki pemerintah daerah sudah mengalami kerusakan cukup parah sehingga membutuhkan perbaikan agar tetap dapat digunakan untuk mengangkut sampah.

“Kontainer sampah yang kami miliki kondisinya sudah banyak yang rusak, bahkan berlubang. Kalau harus membeli unit baru, biayanya berkisar Rp80 juta hingga Rp100 juta per unit. Bantuan perbaikan dari PT TIMAH ini tentu sangat membantu kami,” ujarnya.

Adlan menjelaskan, kontainer sampah memiliki peran penting dalam mendukung operasional pengangkutan sampah dari berbagai wilayah menuju Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST).

Jarak menuju lokasi TPST yang cukup jauh membuat ketersediaan armada dan kontainer dalam kondisi baik menjadi kebutuhan utama.

Ia mengatakan, anggaran pemerintah daerah selama ini belum sepenuhnya mampu memenuhi seluruh kebutuhan sarana dan prasarana pengelolaan sampah.

Karena itu, dukungan dari dunia usaha melalui program CSR menjadi salah satu solusi untuk memperkuat pelayanan persampahan.

“Selama beberapa tahun terakhir, anggaran yang tersedia memang belum mencukupi seluruh kebutuhan. Dukungan dari perusahaan seperti PT TIMAH sangat berarti untuk membantu pemerintah meningkatkan layanan pengelolaan sampah,” kata Adlan, Jumat (26/6/2026).

Selain sarana pendukung, Adlan menilai tantangan terbesar dalam pengelolaan sampah masih berasal dari rendahnya kesadaran masyarakat dalam memilah sampah organik dan anorganik sejak dari rumah.

Menurutnya, sampah yang tidak dipilah akan menyulitkan proses pengolahan di TPST, bahkan dapat menimbulkan gangguan lingkungan, terutama sampah organik yang cepat membusuk apabila terlambat diangkut.

“Edukasi kepada masyarakat mengenai pemilahan sampah harus terus dilakukan. Kesadaran masyarakat menjadi kunci agar pengelolaan sampah dapat berjalan lebih efektif,” ungkapnya.

Adlan juga berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan PT TiIMAH dapat terus diperkuat, tidak hanya dalam penyediaan sarana prasarana, tetapi juga melalui berbagai program edukasi dan pelestarian lingkungan.

“PT TIMAH selama ini menjadi mitra yang baik dalam berbagai kegiatan lingkungan di Belitung Timur. Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut karena pengelolaan lingkungan tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi membutuhkan sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat,” tuturnya.

Ia menambahkan, berbagai program lingkungan yang telah berjalan di Belitung Timur menunjukkan hasil positif.

Namun, upaya tersebut harus terus ditingkatkan agar manfaatnya semakin luas bagi masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.

“Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, kami optimistis pengelolaan sampah dan upaya menjaga lingkungan di Belitung Timur akan semakin baik ke depannya,” tutupnya.

Pekan lalu, PT TIMAH bersama Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Belitung Timur juga berkolaborasi melaksanakan kegiatan lingkungan seperti penanaman pohon dan edukasi pengelolaan sampah ke sekolah. (*)

Sumber: www.timah.com

Tinggalkan Balasan