HEADLINEPEMPROV

Ditunggu-tunggu Selama 4 Tahun, Akhirnya Terealisasi

×

Ditunggu-tunggu Selama 4 Tahun, Akhirnya Terealisasi

Sebarkan artikel ini
Saipul Bakhri

PANGKALPINANG – Setelah menunggu sekitar 4 tahun, pembangunan SMA Negeri 5 Pangkalpinang yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat Kecamatan Gerunggang akhirnya terealisasi.

Hal itu diungkapkan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Saipul Bakhri, dalam sambutannya pada acara Peletakan Batu Pertama SMA Negeri 5 Pangkalpinang di Kelurahan Tuatunu Indah, Selasa (7/7/2026).

“SMA Negeri 5 ini memang dikhususkan untuk masyarakat Kecamatan Gerunggang. Pembangunan sekolah ini sudah dituggu-tunggu sekitar 4 tahun. Dan tahun ini, lulusan dari SMP sederajat di angka 1174 orang. Selama ini akses yang mereka dapatkan kalau tidak ke SMA 1, ke SMA Negeri 3 Pangkalpinang,” ungkapnya.

Saipul mengapresiasi Gubernur Kepulauan Bangka Belitung yang telah memberi perintah untuk segera mencari solusi terhadap persoalan layanan pendidikan kepada anak-anak yang saat ini membutuhkan layanan yang terbaik di dunia pendidikan.

Ia juga mengapresiasi Walikota Pangkalpinang yang sangat luar biasa, tidak bertele-tele lahan yang siap untuk dibangun sudah dihibahkan.

“Ini menjadi penguat untuk dibangunnya SMA Negeri 5 Pangkalpinang dari Kementerian. Alhamdulillah, seluruhnya bersumber dari dana APBN dengan nilai anggaran 6,7 miliar, itu Insya Allah lengkap dengan sarana dan prasarana pokok maupun penunjang,” tuturnya.

Saipul berharap proses pembangunan SMA Negeri 5 Pangkalpinang yang melibatkan masyarakat yang ada di Kelurahan Tuatunu indah dan kelurahan air kepala 7 dapat berjalan dengan lancar.

“Karena sumber dana Revitalisasi ini dari APBN dan dilaksanakan secara swakelola. Kami berharap juga kepada masyarakat untuk dapat mengawal serta menjaga proses pembangunan ini, sehingga target di bulan November pelaksanaan itu sudah betul-betul tuntas. Dan kami akan segera melakukan proses pindah lokasi tempat belajar anak-anak dari SMA 3 ke SMA Negeri 5,” bebernya.

Saipul juga mohon petunjuk kepada Gubernur, bahwa saat ini masih ada 53 orang yang masih menunggu untuk diterima masuk di SMA Negeri 5 Pangkalpinang agar semuanya bisa ditampung.

“Saat ini akan menumpang dulu di SMA Negeri 3 Pangkalpinang. Nanti kami akan memproses agar anak-anak yang 53 orang ini bisa menjadi bagian dari peserta didik atau para murid di SMA 5 Pangkalpinang,” demikian Saipul Bakhri. (KBC)

Tinggalkan Balasan