BANGKA BARAT – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ni Komang Widari, menyalurkan bantuan berupa 52 unit sanitasi, ke tiga desa di Kabupaten Bangka Barat, yakni Desa Peradong, Desa Teritip dan Desa Pangek.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis, di lapangan Desa Peradong, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat, Kamis (15/10/2026).
Dalam sambutannya, Noni mengatakan, bantuan ini merupakan upaya Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, serta pencegahan stunting melalui peningkatan penyediaan fasilitas sanitasi yang layak.
Menurut Noni, stunting tidak hanya berkaitan dengan kekurangan gizi, tetapi dapat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan yang kurang sehat serta sanitasi yang tidak memadai.
“Ketersediaan sanitasi yang layak, menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung kesehatan keluarga dalam pencegahan stunting,” kata Noni.
Dalam kesempatan itu, Noni mengajak masyarakat, khususnya ibu-ibu di desa setempat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Noni juga mengingatkan masyarakat agar menjaga serta memanfaatkan bantuan sanitasi sesuai dengan fungsinya, membiasakan penggunaan air bersih, mencuci tangan, menjaga kebersihan lingkungan, serta mengonsumsi makanan sehat dan bergizi.
“Sebagai Ketua TP PKK, saya bangga apabila ibu-ibu mau bersama-sama dengan pemerintah menjaga lingkungan dan kesehatan keluarga, sehingga kita dapat terus berkembang dan menjadi lebih baik lagi,” ujarnya.
Tak lupa, Noni mengajak masyarakat untuk menjaga fasilitas yang telah diberikan dan terus membangun kesadaran akan pentingnya sanitasi layak, sebagai bagian dari upaya mewujudkan keluarga sehat dan lingkungan yang bersih.
Noni berharap bantuan 52 unit sanitasi ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat serta memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas kesehatan di Desa Peradong, Desa Teritip dan Desa Pangek.
“Semoga dengan adanya bantuan ini, ke depannya tercipta sebuah lingkungan yang lebih sehat, meningkatnya kualitas hidup masyarakat, serta menumbuhkan peran aktif keluarga dalam mendukung pembangunan kesehatan di daerah,” harapnya. (*)






