BANGKA BARAT – Koperasi Desa Merah Putih di Bangka Barat berada pada tahap pengembangan.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan, Aidi di ruang kerjanya, Jumat (19/9/2025)
“Dari 66 koperasi kelurahan desa Merah Putih yang sudah berbadan hukum, kita dalam masa persiapan untuk mempersiapkan dalam menjalankan kooperasi Merah Putih itu sendiri, misalnya, rekening tabungan koperasi Merah Putih, NIB, Usaha yang akan dilaksanakan,” ungkapnya.
Selain itu, Aidi juga mengatakan cikal bakal kepengurusan koperasi merah putih juga sedang mempersiapkan sarana dan prasarana penunjang lainnya.
“Belajar bagaimana membuat proposal untuk diajukan nanti ke perbankan sebagai pemodalan kita nantinya juga mempersiapkan sekretariat maupun gedung yang akan ditempati oleh Koperasi Desa Merah Putih, dengan memanfaatkan gedung-gedung yang tidak terpakai di desa masing-masing,” paparnya.
Data koperasi desa merah putih, lanjutnya, tersebar hingga ke desa-desa dan kelurahan di seluruh wilayah Kabupaten Bangka Barat yang hingga kini menunggu arahan pusat terkait regulasi teknis pelaksanaan.
“Data 60 untuk kooperasi desanya, 6 untuk kooperasi kelurahannya secara badan hukum sudah siap. Kita tinggal menunggu regulasi setelah keluarnya kemarin peraturan Kementerian Keuangan yang mengatur tentang permodalan, kemudian bagaimana pengembaliannya nanti, pengajuannya seperti apa,” tambahnya.
“Mudah-mudahan kalau tidak ada halangan katanya di bulan Oktober regulasi dari perbankan yaitu Bank Pemerintah untuk bantuan pemodalannya, ada BRI, BNI, Bank Mandiri, BTN, Ada empat perbankan kalau tidak salah,” tukasnya.
Aidi berharap program unggulan Presiden RI tersebut segera terwujud sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Saya optimis dan berharap kooperasi desa Merah Putih ini pada akhirnya akan betul-betul menjadi sebuah kooperasi yang dibanggakan oleh masyarakat di desanya masing-masing,” tuturnya.
“Kami sudah memetakan agar kooperasi-kooperasi yang akan berkembang saat ini diarahkan untuk masuk ke dalam kooperasi desa Merah Putih dan menjadi unit usaha yang ada di kooperasi Merah Putih itu sendiri,” pungkasnya. (kabarbangka.com)
Aidi Beberkan Perkembangan Koperasi Desa Merah Putih






