PANGKALPINANG – Tumpukan sampah dan rumput liar yang masih terlihat di sepanjang Jalan Air Hundani, Kecamatan Gabek, menjadi perhatian Pemerintah Kota Pangkalpinang.
Melalui program gotong royong Jumat ASRI, Jumat (24/7/2026), Pemkot Pangkalpinang mengerahkan seluruh organisasi perangkat daerah bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas dan mahsiswa Universitas Pertiba yang sedang KKN untuk membersihkan kawasan tersebut.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Pangkalpinang, Agustu Efendi, mengatakan Jalan Air Hundani dipilih sebagai lokasi kegiatan berdasarkan jadwal yang telah disusun Dinas Lingkungan Hidup.
“Hari ini jadwalnya di Kecamatan Gabek. Lokasinya di Jalan Air Hundani, mulai dari sekitar Kantor Camat Gabek hingga melewati Kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” ujar Agustu.
Ia menjelaskan, seluruh OPD dibagi ke dalam sejumlah blok kerja sehingga pembersihan dapat dilakukan secara menyeluruh di sepanjang ruas jalan.
Menurut Agustu, kondisi kebersihan di Jalan Air Hundani masih memerlukan perhatian sehingga diprioritaskan dalam kegiatan Jumat ASRI.
“Kalau dari perhatian kami, Jalan Air Hundani memang masih kurang bersih. Karena itu kawasan ini menjadi lokus kegiatan pada hari ini,” katanya.
Namun, Agustu menegaskan keberhasilan menjaga kebersihan kota tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah.
Ia berharap masyarakat ikut terlibat aktif merawat lingkungan di sekitar tempat tinggalnya.
“Kami mengharapkan tidak hanya pemerintah yang bergerak, tetapi juga ada keterlibatan masyarakat untuk bersama-sama mendukung Program Pangkalpinang ASRI,” ucapnya.
Ia mengungkapkan persoalan sampah bukan hanya terjadi di Jalan Air Hundani, tetapi juga masih ditemukan di sejumlah jalan protokol, kawasan perumahan, hingga permukiman warga di berbagai wilayah Kota Pangkalpinang.
Karena itu, menurutnya, yang paling penting adalah membangun kesadaran masyarakat agar memiliki kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan.
“Keberhasilan Program Pangkalpinang ASRI ini adalah bagaimana kita mengubah mindset masyarakat. Membuang sampah pada tempatnya dan membersihkan lingkungan di depan rumah masing-masing harus menjadi kebiasaan,” jelasnya.
Agustu mengatakan pemerintah akan terus menjadi pelopor melalui kegiatan gotong royong, namun budaya hidup bersih hanya bisa terwujud jika masyarakat ikut mengambil peran.
“Mari bersama-sama kita hidup bersih dan sehat, mewujudkan Pangkalpinang yang bersih, asri, serta memiliki sanitasi lingkungan yang baik,” tutupnya. (KBC)
Gotong Royong Bersihkan Jalan Air Hundani






