DPRDHEADLINE

Pansus Bawa Sejumlah Isu Penting ke Bappenas

490
×

Pansus Bawa Sejumlah Isu Penting ke Bappenas

Sebarkan artikel ini
Foto: Publikasi Setwan

JAKARTA – Dalam rangka menyusun Rancangan Peraturan Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah 2025-2045, Pansus DPRD Provinsi Babel membawa sejumlah isu penting ke Kementrian PPN/Bappenas, Jumat (14/06/24).

Dikatakan Ketua DPRD Provinsi Babel, Herman Suhadi, pembangunan 20 tahun ke depan diharapkan dapat mendorong Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjadi provinsi yang maju, mandiri dan sejahtera.

“Kita berharap 20 tahun ke depan Indonesia Emas. Tapi jangan sampai menjadi Bangka Belitung lemas, kami tidak rela dengan daerah kami yang konon katanya kaya raya menjadi tidak berdaya,” ucapnya.
[irp][irp]
Hal ini bukan tanpa alasan. Melihat kondisi perekonomian Provinsi Babel saat ini, di mana pertumbuhan ekonomi turun ke level 1 persen dan menjadi yang terburuk se-Indonesia.

“Ada pepatah mengatakan, kita ini ibarat pengemis dengan cawan emas. Bahkan rumah kami pun berdiri di atas biji timah, tetapi hari ini masyarakat kami untuk membeli beras saja sangat sulit,” kata dia.

Oleh karena itu, Herman Suhadi meminta beberapa hal penting kepada pemerintah dalam hal ini Kementrian PPN/Bappenas, seperti peningkatan royalti timah menjadi 10%.
[irp][irp]
Kemudian percepatan Undang-Undang Daerah Kepulauan dan Penetapan Proyek Strategis Nasional di Babel untuk di masukkan kedalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional 2025-2045 untuk wilayah Provinsi Babel.

“Kami tidak minta banyak, penambahan royalti timah menjadi 10%. Selama ini kami menyumbangkan kekayaan bumi yang begitu luar biasa kepada negara, tetapi yang kami dapatkan saat ini bisa dikatakan miris. Begitu pula halnya dengan Undang-Undang Daerah Kepulauan agar segera direalisasikan,” harap dia.

Masih kata Herman Suhadi, dengan adanya Undang-Undang Daerah Kepulauan ini, pembangunan tidak hanya difokuskan pada daratan saja, tetapi mencakup wilayah laut.
[irp][irp]
“Tentunya hal ini akan membawa sumber-sumber ekonomi baru di sektor kelautan, di samping sektor pertambangan yang menjadi tumpuan Provinsi Babel selama ini,” pungkasnya.

Herman Suhadi juga mendorong agar segera direalisasikannya Proyek Strategis Nasional yang ada di Provinsi Babel. Dengan adanya PSN ini, tentu dapat membantu mendorong roda perekonomian di Babel menjadi lebih baik.

“Saya harap PSN yang dicanangkan oleh pemerintah pusat dapat segera terealisasi, paling tidak PSN kawasan pariwisata,” tukas dia. (*)

Sumber: Publikasi Setwan