BANGKA BARAT – Perayaan Hari Jadi Kota Mentok ke-292 tidak hanya dirayakan sebagai kilas balik sejarah, tetapi juga momentum akselerasi kesejahteraan sosial bagi seluruh warganya. Bupati Bangka Barat, Markus, dalam pidatonya di hadapan
Rapat Paripurna menegaskan komitmen pemerintah untuk menjadikan Mentok sebagai rumah yang ramah anak, aman, adil, dan menjanjikan kesejahteraan.
Capaian nyata dalam beberapa tahun terakhir telah terlihat melalui penguatan ekonomi kerakyatan berbasis UMKM serta penataan infrastruktur publik yang ramah bagi semua golongan tanpa terkecuali.
Komitmen kerakyatan ini mendapat dukungan penuh dari legislatif. Ketua DPRD Bangka Barat, Badri Syamsu, menyampaikan pentingnya merajut mimpi bersama melalui kolaborasi lintas sektor yang melibatkan akademisi, komunitas budaya, dunia usaha, hingga generasi muda.
Penataan infrastruktur yang sedang berjalan, seperti kawasan Taman Lokomotiv dan Lapangan Gelora Mentok, dirancang untuk memberikan akses yang merata bagi kemajuan pariwisata sekaligus mendongkrak perekonomian lokal.
Melalui semangat gotong royong dan sinergi yang solid antara eksekutif dan legislatif, pemerintah daerah optimistis tantangan pembangunan ke depan dapat dijawab secara bersama-sama.
Seluruh elemen birokrasi dan masyarakat diajak untuk terus bergandengan tangan membuktikan bahwa Kota Mentok mampu bertumbuh secara inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh lapisannya. (KBC)






