BANGKA BARAT – Majelis Ulama Indonesia Kota Pangkalpinang melaksanakan kegiatan Study Terap ke MUI Kabupaten Bangka Barat di Aula Masjid Agung Baiturridho, Bangka Barat, Sabtu (15/8/2026).
Kunjungan silaturahmi ini dihadiri oleh Ketua Umum MUI Kota Pangkalpinang beserta jajaran pengurus dan dewan pertimbangan, serta disambut hangat oleh Ketua MUI Kabupaten Bangka Barat, Mukhlisin Malik, bersama jajarannya.
Dalam sambutannya, Ketua Umum MUI Kota Pangkalpinang, Zainuddin Alwi, mengungkapkan bahwa kegiatan ini sekaligus menjadi ajang perkenalan kepengurusan baru yang dilantik pada 23 Juli 2026.
Ia hadir didampingi oleh perwakilan Biro Kesra Pemerintah Kota Pangkalpinang serta binaan Mualaf Center Indonesia Peduli Provinsi Bangka Belitung.
Zainuddin Alwi menjelaskan, bahwa kunjungan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus berbagi pengalaman mengenai program kerja yang dapat diterapkan di Pangkalpinang.
Pihaknya memanfaatkan dana hibah dari Pemkot Pangkalpinang untuk mendukung program-program pemerintah, khususnya dalam mengayomi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengahagar mendapatkan sertifikasi halal.
“Kita bekerja sama dengan pihak kecamatan insyaallah ke depannya untuk merekrut UMKM-UMKM yang ada di Kota Pangkalpinang agar semuanya kita upayakan mendapatkan sertifikat halal. Sehingga warga Pangkalpinang bahkan tamu-tamu yang ada tidak ragu-ragu lagi,” katanya.
Selain sertifikasi halal, MUI Kota Pangkalpinang juga telah merumuskan sejumlah program kerja hasil musyawarah kerja daerah yang akan berjalan pada tahun 2027 mendatang.
Setelah sukses menyasar jenjang SD, MI, SMP, dan MTs dalam dua hingga tiga tahun terakhir, program ini akan diperluas ke tingkat SMA, SMK, hingga perguruan tinggi.
Melalui komisi fatwa, MUI melakukan pembinaan terhadap Rumah Pemotongan Hewan (RPH) serta usaha laundry yang kini semakin menjamur di Kota Pangkalpinang.
Menyoroti fenomena sosial di tengah masyarakat, termasuk kegiatan perayaan 17 Agustus seperti lomba bapak-bapak berdaster yang dinilai berpotensi bertentangan dengan syariat.
MUI gencar mengimbau para khatib masjid serta panitia perayaan agar lebih selektif demi membentengi umat dari bahaya penyimpangan sosial, terutama adanya komunitas LGBT.
Sementara itu, Ketua MUI Kabupaten Bangka Barat, Mukhlisin Malik, menyampaikan apresiasi dan menyambut baik kedatangan rombongan MUI Kota Pangkalpinang.
“Berharap silaturahmi ini semakin memperkuat sinergi dalam menjalankan tugas mempersatukan umat secara ikhlas dan penuh tanggung jawab,” tegasnya.
Senada dikataan Dewan Pertimbangan MUI Bangka Barat, M Thoha, mengingatkan pentingnya menjaga tali persaudaraan (ukhuwah islamiyah) di antara sesama mukmin.
Ia juga menyambut antusias kunjungan tersebut dan berharap ke depannya ada kunjungan balasan dari pihak MUI Bangka Barat.
“Kami sangat senang bapak-bapak dari Kota Pangkalpinang hadir ke Mentok. Kami juga mohon maaf dengan segala kekurangan,” katanya. (KBC)
Perkuat Sinergi dan Bahas Program Keumatan






