HEADLINEKAMTIBMAS

Rutin Patroli, Polairud Pastikan Tidak Ada Lagi Penambangan di DAS Kampak

×

Rutin Patroli, Polairud Pastikan Tidak Ada Lagi Penambangan di DAS Kampak

Sebarkan artikel ini
Ratusan warga menyampaikan aspirasi terkait penambangan di DAS Kampak, Kecamatan Jebus, Sabtu malam (26/9).

PANGKALPINANG – Direktur Direktorat Polairud Polda Kepulauan Bangka Belitung, Kombes Pol Rudi Saeful Hadi, memastikan tidak ada aktivitas penambangan timah di DAS Kampak, Kecamatan Jebus, Kabupaten Bangka Barat.

Kabar itu disampaikan Rudi via sambungan ponselnya kepada redaksi media ini, Minggu malam (27/9/2026).

“Saya sudah koordinasi dengan Yudi (Iptu Yudi Lasmono, Kasat Polairud Polres Bangka Barat), dan Yudi bersama anggota sudah melakukan pengecekan ke lapangan, dipastikan tidak ada kegiatan penambangan timah di DAS Kampak sebagaimana yang diberitakan di media,” tegasnya.

Terpisah, Kasat polairud Polres Bangka Barat, Iptu Yudi Lasmono, membenarkan personelnya bersama personel Direktorat Polairud secara rutin melakukan imbauan dan pemantauan di DAS Kampak yang merupakan lokasi penambangan timah secara ilegal.

“Laporan anggota dari hasil pemantauan di lapangan, tidak ada kegiatan penambangan timah yang dilakukan oleh masyarakat baik siang maupun malam hari,” tuturnya.

Yudi mengatakan, ketika personel Satpolairud Polres Babar dan Direktorat Polairud sampai di lokasi, ratusan warga termasuk ibu-ibu menyampaikan aspirasi serta keluh kesah mereka secara terbuka, terkait kondisi di lingkungan tersebut.

“Anggota kami sempat berdiskusi dengan warga dan menyampaikan imbauan tegas, jika aktivitas penambangan di DAS Kampak wajib dihentikan sampai ada izin resmi dari pihak berwenang. Setelah berdiskusi cukup alot dan panjang, akhirnya warga menyatakan bersedia berhenti melakukan kegiatan tambang di wilayah tersebut,” katanya.

Masih kata Yudi, berdasarkan laporan anggotanya di lapangan, lokasi DAS Kampak kondusif. Tidak ada lagi aktivitas penambangan timah jenis rajuk tower maupun TI user-user yang bekerja.

“Kami tetap melakukan pengawasan, imbauan, juga pemasangan spanduk larangan menambang di DAS Kampak sudah berulang kali dilakukan,” ujarnya.

Menurutnya, penambangan timah di kawasan DAS berisiko merusak aliran sungai, sumber air bersih, ekosistem serta habitat biota yang hidup di area tersebut.

Oleh karena itu, pengawasan dan penegakan hukum di kawasan ini menjadi penting demi menjaga kelestarian lingkungan jangka panjang.

“Anggota kami bersama Direktorat akan terus melakukan patroli rutin untuk memastikan kesepakatan warga berjalan, dan tidak ada lagi penambangan kawasan DAS Kampak,” demikian Yudi. (KBC)

Tinggalkan Balasan