BANGKA – Sebuah mobil tangki diduga milik PT Peter Rahardja Pantja melakukan aktivitas bongkar muat BBM jenis solar di pinggir Pantai Tambak Kecamatan Sungailiat, yang dinilai sejumlah pihak tidak sesuai atau menyalahi aturan.
Dikonfirmasi via pesan instan WhatsApp miliknya, Peter Pantja mengakui mobil tangki itu dari perusahaan miliknya. Ia juga membenarkan jika BBM yang dibongkar itu adalah solar industri, bukan solar bersubsidi.
“Iya dong. Kan kita bongkar sesuai aturan, nggak tumpah dan tidak mencemarkan laut kok. Kan itu ke castumer kita dan solar pun kita jelas,” ungkapnya.
Mendapat sorotan dari Kepala KSOP Kelas IV Pangkalbalam Wilayah Kerja Sungailiat dan DPC HNSI Kabupaten Bangka, Peter Pantja meminta agar informasi itu diluruskan.
“Karena bukan saya aja bongkar di situ, banyak kok yang bongkar BBM di situ. Tolong dilurusin, ya,” demikian Peter. (Red)
Disebut Bongkar BBM Tak Sesuai Aturan, Peter Bilang Begini






