HEADLINEPEMKOT

Dinkes Perluas Edukasi Kesehatan Reproduksi Kepada Masyarakat

×

Dinkes Perluas Edukasi Kesehatan Reproduksi Kepada Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Dokter Hisar Mangoloi Manalu

PANGKALPINANG – Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang memanfaatkan peringatan Hari Kesehatan Wanita Indonesia untuk memperluas edukasi kesehatan reproduksi kepada masyarakat.

Tidak hanya menyasar perempuan dewasa dan ibu rumah tangga, kegiatan ini juga melibatkan remaja serta mahasiswa.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, Hisar Mangoloi Manalu, mengatakan tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut adalah Kesehatan Reproduksi, Wanita Berdaya, Generasi Berkualitas.

Menurutnya, pemahaman mengenai kesehatan reproduksi perlu ditanamkan sejak dini karena berkaitan dengan kualitas generasi mendatang.

“Harapannya, melalui seminar ini peserta, khususnya perempuan, memperoleh pengetahuan yang lebih baik tentang kesehatan reproduksi dan semakin peduli terhadap kesehatannya,” kata Hisar.

Ia menilai edukasi kesehatan reproduksi tidak cukup berhenti pada peserta yang hadir dalam seminar. Informasi yang diperoleh diharapkan dapat diteruskan kepada masyarakat yang lebih luas.

Karena itu, Dinas Kesehatan melibatkan kader kesehatan dan kader keluarga berencana (KB) untuk menyebarluaskan materi yang telah disampaikan.

“Pesan-pesan yang ada dalam seminar ini nantinya bisa diberikan kembali kepada warga. Jadi tidak berhenti di sini saja,” ujarnya.

Keterlibatan remaja dan mahasiswa menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian dalam kegiatan tersebut.

Selama ini isu kesehatan reproduksi kerap dipandang sebagai persoalan orang dewasa atau perempuan yang telah berkeluarga.

Padahal, menurut Hisar, pemahaman mengenai kesehatan reproduksi perlu diperkenalkan sejak usia muda.

“Di sini tidak hanya ada ibu-ibu, tetapi juga remaja dan mahasiswa. Harapannya, sejak dini mereka sudah mengenal kesehatan reproduksi dan memahami pentingnya menjaga kesehatan diri,” katanya.

Menurut Hisar, perempuan memiliki peran strategis dalam membangun keluarga dan menciptakan generasi yang sehat.

Karena itu, peningkatan literasi kesehatan reproduksi menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Melalui seminar tersebut, Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang berharap peserta tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga mampu menjadi penghubung informasi di lingkungan masing-masing.

“Dengan demikian, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan reproduksi dapat terus meningkat dan menjangkau kelompok yang lebih luas, terutama perempuan usia produktif dan ibu muda,” harapnya. (KBC)

Tinggalkan Balasan