HEADLINEKAMTIBMAS

Pradana Pastikan Polres Babar Siaga dan Tanggap Bencana

5
×

Pradana Pastikan Polres Babar Siaga dan Tanggap Bencana

Sebarkan artikel ini
AKBP Pradana Aditya Nugraha

BANGKA BARAT- Di penghujung tahun dimana biasanya intensitas curah hujan meningkat di banyak wilayah, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengeluarkan Peringatan Dini Cuaca untuk mengantisipasi potensi bahaya dari kondisi cuaca ekstrem, diantaranya banjir.

Beberapa instansi terkait juga melakukan siaga bencana, di antaranya Polres Bangka Barat.

Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha, menyatakan Polres Bangka Barat bersama instansi terkait, Pemda, kemudian TNI dan stakeholder lainnya sudah menyiapkan untuk langkah-langkah antisipasi dari bencana ini.

“Termasuk juga kita sudah memetakan daerah mana yang rawan-rawan bencana, kemudian juga bagaimana cara-cara untuk penanganannya,” ungkap Pradana di ruang kerjanya, Jum’at (5/12/2025).

Menurut Pradana, hal tersebut sesuai arahan Mabes Polri terkait kesiapsiagaan jelang natal dan tahun baru serta siaga bencana.

“Artinya, potensi-potensi itu juga kita punya mapping dari pertama lokasi rawan, kemudian karakter jenis bencana yang terjadi, dan kita mengantisipasi mulai dari kesiapan personel kita yang memang ada sekitar 210 personel khusus untuk penanganan bencana,” paparnya.

Adapun terkait kesiapan sarpras (sarana dan prasarana) untuk menghadapi berbagai macam bencana, mulai dari banjir, laka laut dan seterusnya juga telah dilakukan.

“Kita sudah lebih dari cukup kalau untuk pelampung, rubber boat, dan seterusnya. Hanya tinggal kita mengantisipasi dengan bentuk kegiatan pelatihan. Jadi, ketika memang nanti ada terjadi bencana, insyaallah anak buah kami atau personel kami sudah lebih ready,” jelasnya.

Selain kesiapan personil yang selalu siaga, Kapolres juga meminta kepada masyarakat terutama masyarakat yang ada di wilayah pesisir, kemudian nelayan, agar sering-sering meng-update informasi dari BMKG.

“Karena itu juga salah satu acuan kami untuk melihat potensi bencana yang bisa terjadi, terutama di apa terkait dengan banjir ataupun kecelakaan laut,” katanya.

“Kami tidak underestimate, kita justru overestimate. Maka dari sekarang, walaupun mungkin tanda-tanda ke arah bencana di wilayah kita alhamdulillah masih belum ada sama sekali, tapi kita tetap mempersiapkan yang terbaik untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat kita,” bebernya.

Selain itu, Pradana juga mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan terutama di selokan dan aliran air sebagai salah satu penyebab banjir.

“Kepada seluruh masyarakat Bangka Barat, salah satu pencegahan terjadinya bencana banjir itu adalah kita harus menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah di saluran-saluran air, di selokan, apalagi di sungai. Itu harapan kami,” pungkasnya. (kabarbangka.com)