BABARHEADLINE

Arus Penumpang di Pelabuhan Tanjung Kalian Masih Stabil

×

Arus Penumpang di Pelabuhan Tanjung Kalian Masih Stabil

Sebarkan artikel ini
Penumpang di Pelabuhan Tanjung Kalian Mentok. (Ist)

BANGKA BARAT – Lonjakan penumpang diperkirakan akan terjadi pada 17 maret mendatang. Kondisi terkini masih stabil cenderung menurun dari hari sebelumnya.

Hal tersebut diungkapkan General Manager PT ASDP Cabang Bangka, Agustinus Cahyo Upandika, di Pelabuhan Tanjung Kalian Mentok, Bangka Barat, Senin (16/3/2026) sore.

“Kalau kita lihat data, untuk pejalan kaki kemarin 2.940. Hari ini perkiraan saya 2.800, agak sedikit turun. Kalau yang kendaraan hampir samalah. Ini kan kemarin roda empat sampai dengan 356 unit,” katanya.

“Nah, mungkin hari ini 320. Puncaknya belum, dugaan saya tanggal 17, karena sudah mulai libur yang mau cuti bersama,” ujarnya.

Ia juga mengakui adanya penumpukan penumpang yang disebabkan adanya penumpang yang belum membeli tiket atau masih lama waktu keberangkatannya.

“Jadi yang numpuk itu kemarin memang ada yang belum bertiket, kemudian mereka nunggu di depan berharap mendapatkan tiket,” tuturnya.

“Nah, tiket sendiri itu ada kuotanya per hari, menyesuaikan dari kapal yang melayani. Yang kedua, ada yang tiketnya masih lama, misalnya jam 9 malam, jam 7 malam, tapi jam 1 sudah datang,” tukasnya.

Agustinus berharap para penumpang mengerti bahwa keselamatan penumpang lebih diutamakan, dengan tetap disesuaikan dengan kepasitas kapal, mengingat 4 kapal docking atau dalam perawatan.

“Jadi enggak mungkin kapalnya bisa muat 100 kami jual 200, ini kan harus disesuaikan. Jangan sampai overload, intinya itu disesuaikan, tapi mungkin pengguna jasa tidak tahu dan mereka tahunya bisa dapat tiket di pelabuhan,” ujarnya.

Adapun waktu keberangkatan, Agustinus menjelaskan telah terjadwal sesuai kapal yang beroperasi.

“Kita bisa dibilang 24 jam ini sudah. Biasanya kan sampai jam 11 malam. Sekarang jam 3 pun kita tarik, jadi sampai 13 trip ini satu hari. Kalau normal 9,” imbuhnya.

Agustinus juga mengakui, adanya bantuan dari instansi terkait, terutama APH, sehingga membantu kelancaran arus mudik lebaran kali ini.

“Jadi untuk personel kami sudah plotting. Kami enggak sendirian, ada aparat, ada TNI, Polri, Satpol PP. Walaupun hanya satu orang satu orang di area atau dua orang, tapi kan ada backup-nya,” jelasnya.

“Dan kami juga ada helper yang putih hitam, bahasanya relawan untuk bisa bantu mensukseskan seperti itu,” pungkasnya. (KBC)