ADVERTORIALHEADLINE

Kecerdasan Bukan Hanya Berpikir Rasional

23
×

Kecerdasan Bukan Hanya Berpikir Rasional

Sebarkan artikel ini
Sambutan Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin. (Ist)

PANGKALPINANG – Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, menyatakan kecerdasan bukan hanya tentang berpikir logis dan rasional saja.

Hal itu disampaikan Saparudin saat menghadiri Wisuda Santri TK/TPA Angkatan XXVI & Wisuda Tahfidz Juz 30 LPPTKA BKPRMI Kota Pangkalpinang di Ballroom Hotel Bangka City Pangkalpinang, Minggu (10/5/2026).

“Al Quran mengajarkan kita ilmu itu bukan hanya kecerdasan otak saja, bukan hanya kecerdasan berpikir rasional, bukan hanya kemampuan berpikir logis, tetapi kemampuan kecerdasan itu ada dua,” ungkapnya.

“Selain kecerdasan logis dan kecerdasan rasional, juga ada kecerdasan spiritual, ada kemampuan untuk memiliki adab yang tidak ada kalian pelajari di dalam kecerdasan intelektual,” jelasnya.

Menurut Saparudin, Islam mengajarka untuk memiliki adab. Salah satu adab dimaksud adalah kalau ada orang sedang ngomong harus didengar.

“Adab harus memiliki akhlak yang baik. Kalian belajar di TPA selama beberapa tahun untuk mendapatkan pengetahuan tentang adab, pengetahuan tentang bagaimana kalian harus bersikap kepada orang tua, kepada guru-guru, maupun bersikap kepada teman-teman,” tuturnya.

Saparudin mengucapkan selamat dan sukses kepada semua wisudawan / wisudawati yang mengikuti acara wisuda santri TK/TPA, juga LPPTKA se Kota Pangkalpinang.

“Atas nama Pemerintah Kota Pangkalpinang, saya mengucapkan terima kasih kepada Ketua BKPRMI beserta jajarannya, para Ustadz / Ustadzah yang telah bekerja keras berupaya dengan semangat yang tinggi mengajarkan dan membimbing anak-anak, sehingga mereka dapat lulus dan diwisuda pada sore hari ini,” ucapnya.

Lebih lanjut Saparudin menbeberkan, Pemerintah Kota Pangkalpinang sedang merencanakan lanjutan daripada TK/TPA ini kepada anak-anak tingkat SMP.

“Kami sudah berbicara dengan BKPRMi, In Syaa Allah akan kita laksanakan pada tahun 2027. Nanti anak-anak kita setelah tamat SD, mereka harus masuk kembali ke TPA, ke masjid-masjid. In Syaa Allah kita akan laksanakan untuk mengurangi kenakalan remaja di Kota Pangkalpinang,” bebernya.

Saparudin menuturkan, kalau TK/TPA ini sampai jam 5 sore, lanjutannya SMP mulai dari jam 5 sampai dengan habis sholat Isya.

“Jadi anak-anak kita yang SMP nanti wajib berada di masjid mulai dari jam 5 sore, Maghrib dan Isya. Mereka harus ada di masjid, sehingga masjid-masjid kita akan diisi oleh anak-anak SMP,” tuturnya.

“Mereka akan belajar mengaji dan belajar bahasa arab. Mohon doanya, mudah-mudahan kita bisa melaksanakan ini nanti. Kami tentunya meminta bantuan kepada BKPRMI untuk melaksanakan program ini,” harapnya. (Adv)

Tinggalkan Balasan