PANGKALPINANG – Di dalam sebuah organisasi tidak mungkin seseorang menjadi ketua seumur hidup. Pasti ada pergantian dan itu adalah hal yang biasa.
Demikian disampaikan Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, pada acara Serah Terima Jabatan Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Pangkalpinang, Kamis (11/6/2026).
Menurutnya, yang terpenting adalah Ketua DWP Kota Pangkalpinang yang lama beserta pengurus telah memberikan sumbang sih yang besar, sehingga hari ini Kota Pangkalpinang menjadi semakin baik.
“Kita tahu beberapa indikator, misalnya stunting angkanya semakin menurun. Kemudian tingkat kemiskinan juga semakin menurun. Tapi yang belum begitu turun itu pengangguran,” ungkapnya.
Saparudin menuturkan, pengangguran terbuka Kota Pangkalpinang masih sekitar 5% di atas rata-rata nasional.
Hal itu harus menjadi perhatian bersama, juga menjadi tantangan bagi Ketua DWP yang baru.
“Jadi nanti buatlah program-program untuk mengatasi, mengurangi pengangguran ini. Mungkin ibu-ibu DWP buat latihan masak, latihan merajut,” tuturnya.
“Dengan adanya program-program itu walaupun kecil, kita bisa dapat 1-2 orang yang berhasil, dan bukan tidak mungkin bisa jadi semua,” imbuhnya.
Menurut Saparudin, program pelatihan sangat baik untuk mengatasi dan mengurangi pengurangan di Kota Pangkalpinang.
“Kalau misalnya tiap bulan atau dua bulan sekali diadakan kegiatan pelatihan untuk ibu-ibu yang pengangguran, bisa menambah penghasilan keluarga, juga bisa mengurangi beban hidup mereka,” katanya.
Sebagai istri Pegawai Negeri Sipil, Saparudin berpesan agar ibu-ibu pengurus DWP Kota Pangkalpinang menjaga martabat, baik diri sendiri serta menjaga kewibawaan suaminya yang menduduki jabatan penting di pemerintahan.
“Sehingga suaminya dapat bekerja dengan baik membantu wali kota, membantu wakil wali kota, membantu Pak Sekda dalam menjalankan pemerintahan dan program-program pembangunan di Pemerintah Kota Pangkalpinang,” tutupnya. (KBC)
Tidak Mungkin Jadi Ketua Seumur Hidup






