PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang terus memperkuat layanan kesehatan masyarakat melalui program Universal Health Coverage (UHC).
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, saat menghadiri pelantikan Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Pangkalpinang masa bakti 2026-2029, Sabtu malam (13/6/2026).
Saparudin mengungkapkan, Pemkot Pangkalpinang telah menyiapkan anggaran sekitar Rp15 miliar per tahun untuk mendukung masyarakat kurang mampu mendapatkan layanan kesehatan melalui kepesertaan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI).
Ia menjelaskan, melalui program UHC, masyarakat Pangkalpinang dapat memperoleh layanan kesehatan dengan menggunakan identitas KTP sesuai ketentuan yang berlaku.
“Beberapa waktu lalu sudah dilakukan peluncuran UHC. Masyarakat Kota Pangkalpinang dapat berobat di rumah sakit maupun puskesmas dengan fasilitas yang telah disiapkan pemerintah,” ujarnya.
Namun, menurut Saparudin, peningkatan layanan kesehatan tidak hanya bergantung pada infrastruktur, tetapi juga membutuhkan ketersediaan tenaga medis dan peralatan pendukung.
Ia menyebut sejumlah fasilitas kesehatan seperti Rumah Sakit Depati Hamzah, puskesmas, serta pembangunan puskesmas pembantu di beberapa lokasi telah dilakukan.
Meski demikian, ia mengakui masih terdapat tantangan dalam pemenuhan tenaga kesehatan, khususnya dokter spesialis.
“Secara fisik infrastrukturnya sudah baik. Tetapi sarana prasarana, peralatan, tenaga medis maupun paramedis masih menjadi tantangan yang harus kita selesaikan bersama,” katanya.
Saparudin berharap IDI Cabang Pangkalpinang dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan.
Ia mengatakan pemerintah daerah membutuhkan dukungan organisasi profesi untuk mencari solusi pemenuhan kebutuhan dokter spesialis di fasilitas kesehatan.
“Kami siap berkolaborasi dan berkonsultasi dengan IDI bagaimana ke depan pemenuhan dokter spesialis di rumah sakit maupun puskesmas bisa lebih cepat,” ungkapnya.
Selain layanan pengobatan, Pemkot Pangkalpinang juga terus mendorong program kesehatan preventif melalui posyandu.
Menurutnya, posyandu memiliki peran penting dalam mendeteksi dan mencegah berbagai masalah kesehatan masyarakat sejak dini.
Ia berharap kepengurusan IDI Cabang Pangkalpinang periode 2026-2029 dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung program kesehatan daerah serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. (KBC)
Siapkan Anggaran Rp15 Miliar Per Tahun






