BANGKA BARAT – Kabupaten Bangka Barat, peringati Hari lingkungan hidup sedunia tahun 2026 dengan melakukan penanaman Pohon Mangrove di Pantai Ranggam Desa Belo Laut, Selasa (30/6/2026).
Dalam arahannya, Bupati Bangka Barat, Markus menjelaskan bahwa peringatan hari lingkungan hidup sedunia bukanlah sekedar kegiatan seremonial belaka.
“Kegiatan merupakan momentum untuk mempererat komitmen kita dalam menjaga bumi yang menjadi tempat tinggal bersama,” ujarnya.
Kabupaten Bangka Barat disebutkannya, memiliki kawasan pesisir yang sangat berharga yang harus dijaga dan dipelihara keasriannya.
“Keberadaan hutan mangrove memiliki peran yang sangat penting sebagai benteng alami dalam mencegah abrasi pantai menjaga ekosistem pesisir serta membantu penyerapan karbon untuk mengurangi dampak perubahan iklim,” tegasnya.
Markus berharap melalui momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia tersebut, semua pihak dapat berkolaborasi dan saling mengingatkan untuk bersama-sama menjaga tatanan alam dan ekosistemnya.
“Lingkungan yang bersih dan sehat merupakan tanggung jawab kita bersama melalui kegiatan penanaman pohon mangrove kita tidak hanya menanam pohon, tetapi juga menanam harapan bagi masa depan,” katanya.
“Selain itu, meningkatnya volume sampah memerlukan perhatian dan aksi-aksi nyata dalam dari seluruh elemen masyarakat,” tukasnya
Markus juga mengajak seluruh masyarakat Bangka Barat untuk memulai perubahan diri sendiri dan keluarga dalam menjaga lingkungan sekitar. (KBC)
Tanam Bibit Pohon Mangrove di Pantai Ranggam






