BANGKA BARAT – Pihak pelaksana proyek terintegrasi Taman Kota dan Lapangan Gelora Mentok optimistis dapat menyelesaikan 90 persen pembangunan struktur utama pada periode Agustus hingga September 2026.
Optimisme ini didukung oleh kondisi cuaca di wilayah Mentok yang dinilai sangat bersahabat selama tiga bulan terakhir sejak proyek dimulai pada Mei lalu.
Hingga pertengahan Juli 2026, progres riil fisik di lapangan tercatat baru menyentuh angka 12%.
Kendati demikian, PT Diatasa Jaya Mandiri selaku kontraktor pelaksana memastikan tahapan krusial berupa pemetaan zonasi dengan Balai Cagar Budaya telah berhasil dilalui dengan baik.
Karena beririsan langsung dengan kawasan bersejarah, pihak kontraktor menerapkan perlakuan khusus terhadap material dan objek di area proyek:
* Penyelamatan Aset Daerah: Seluruh material eksisting hasil pembongkaran awal dipindahkan secara berkala ke halaman Kantor Pemda guna mengamankan statusnya sebagai aset negara.
* Restorasi Lokomobil: Sesuai hasil Focus Group Discussion (FGD), posisi lokomobil bersejarah dipastikan tidak berpindah tempat, melainkan hanya mendapatkan perbaikan dan penguatan pada struktur pondasi bawah.
* Batasan Fisik Gelora: Area Lapangan Gelora seluas 64 meter×100 meter kini telah dipasang dua patok bata di masing-masing ujungnya untuk mengunci batas eksisting yang dilindungi.
Sesuai dengan dokumen kontrak kerja, proyek ini dijadwalkan selesai sepenuhnya pada Desember 2026.
Pelaksana Pekerjaan PT Diatasa Jaya Mandiri, Suwandi, menjelaskan bahwa percepatan struktur di bulan Agustus-September sangat penting agar sisa waktu kontrak bisa digunakan untuk fokus pada penataan visual.
“Harapan kami di bulan 8 dan 9 nanti struktur minimal sudah 90 persen. Jadi, saat penyerahan akhir (PHO) di bulan Desember, tanaman dan rumput taman sudah tumbuh subur dalam kondisi hijau,” jelas Suwandi dalam acara silaturahmi bersama media, Sabtu (18/7/2026).
Pihak kontraktor juga mengingatkan bahwa keberhasilan proyek ini tidak lepas dari dukungan masyarakat setempat, terutama dalam menjaga fasilitas publik ini setelah diserahterimakan nanti, mengingat area ini akan diproyeksikan sebagai pusat kegiatan Car Free Day (CFD) dan perputaran ekonomi warga. (KBC)
Kontraktor Taman Kota Mentok Kebut Pengerjaan





