HEADLINEKAMTIBMAS

Polairud Tarik 4 Ponton dari Perairan Tembelok-Keranggan

×

Polairud Tarik 4 Ponton dari Perairan Tembelok-Keranggan

Sebarkan artikel ini
Foto: Humas Polres Babar

BANGKA BARAT – Polres Bangka Barat menindak tegas aktivitas penambangan ilegal di perairan Tembelok dan Keranggan, Kecamatan Mentok.

Sebanyak 4 ponton yang masih terparkir dan dinilai berpotensi kembali digunakan untuk menambang ditarik petugas, Senin (14/9/2026).

Penindakan dilakukan personel Satpolairud Polres Bangka Barat bersama personel Ditpolairud Polda Kepulauan Bangka Belitung mulai sekitar pukul 11.00 WIB.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polairud tidak menemukan aktivitas penambangan.

Petugas kemudian melakukan penindakan dengan menarik 4 ponton, terdiri dari 2 ponton selam dan 2 ponton user-user.

Keempat ponton tersebut dibawa menuju perairan Tanjung Laut, tepatnya di depan Mako Satpolairud Polres Bangka Barat.

Penarikan ini dilakukan setelah sebelumnya petugas memberikan peringatan keras kepada para penambang, agar menghentikan aktivitas penambangan ilegal di kawasan Tembelok dan Keranggan.

Kapolres Bangka Barat melalui Kasi Humas, IPTU Yos Sudarso, mengatakan tindakan tersebut merupakan bentuk ketegasan kepolisian dalam mencegah aktivitas penambangan ilegal kembali berlangsung.

“Polres Bangka Barat tidak hanya memberikan imbauan, tetapi juga melakukan penindakan terhadap ponton yang masih berada di lokasi dan berpotensi digunakan kembali untuk aktivitas penambangan ilegal,” kata Yos.

Dia menegaskan, kawasan perairan Tembelok dan Keranggan tidak boleh dijadikan lokasi untuk melakukan aktivitas penambangan ilegal.

“Ini sebagai bentuk pencegahan agar aktivitas penambangan ilegal tidak kembali terjadi. Kami mengingatkan kepada seluruh pihak untuk tidak mengabaikan teguran dan tindakan yang telah dilakukan petugas di lapangan,” tegasnya.

Polres Bangka Barat bersama Ditpolairud Polda Kepulauan Bangka Belitung akan terus melakukan patroli dan penindakan guna menjaga situasi keamanan serta kelestarian kawasan perairan Tembelok dan Keranggan. (*)

Tinggalkan Balasan