BABARHEADLINE

Ada 14 Desa Wisata Aktif di Bangka Barat

563
×

Ada 14 Desa Wisata Aktif di Bangka Barat

Sebarkan artikel ini
Fachriansyah

BANGKA BARAT – Hingga akhir tahun 2024, sebanyak 14 dari 60 desa di Bangka Barat telah ditetapkan sebagai desa wisata aktif, dibuktikan adanya pembangunan wisata melalui gerakan gotong royong masyarakat.

Hal tersebut ditegaskan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bangka Barat, Fachriansyah, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (10/12/2025).

“Desa wisata tidak bisa dibangun dengan surat keputusan semata. Harus dibangun dengan hati dan waktu,” ungkapnya.

Lebih lanjut Fachri menjelaskan, konsep desa wisata yang dikembangkan pemerintah daerah yaitu masyarakat merupakan pemilik utama potensi wisata.

“Kami membangun seperti perusahaan, tapi perusahaannya milik rakyat. Hasilnya harus kembali ke rakyat,” tegasnya.

Data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bangka Barat dikatakan Fachri, sebanyak 14 desa wisata aktif telah memiliki kelompok sadar wisata (Pokdarwis) dan program pendampingan rutin.

“Namun indikator keberhasilan bukan angka, melainkan perubahan sosial-ekonomi di desa. Kalau orang datang, makan di warung warga, menginap di homestay, beli oleh-oleh lokal itu artinya ekonomi bergerak. Dan kalau ekonomi warga bergerak, berarti wisata berhasil,” paparnya.

Akses jalan dikatakan Fachri, juga merupakan prioritas pembangunan, selain infra stuktur dan kualitas SDM.

“Pantai boleh indah, tapi kalau jalan rusak, wisatawan enggan datang. Karena itu kami kolaborasi lintas dinas agar pembangunan berjalan seimbang,” jelasnya.

“Sekarang semua serba digital. Pokdarwis harus bisa bersaing di era media sosial,” pungkasnya. (kabarbangka.com)