PANGKALPINANG – Dalam catatan perjalanan pers di Kepulauan Bangka Belitung, tanggal 22–23 September 2025 akan dikenang sebagai momentum bersejarah.
Untuk pertama kalinya, Pengurus Daerah Jaringan Media Siber Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belirung menggelar Uji Kompetensi Wartawan di Aula Tins Gallery, Kota Pangkalpinang.
Sebuah perhelatan yang bukan hanya sekadar ujian, tetapi juga penanda keseriusan dunia pers daerah dalam menegakkan standar profesionalisme.
Namun, di balik keberhasilan gemilang itu, ada tangan-tangan ikhlas yang bekerja dalam diam, mereka adalah rekan-rekan Panitia UKW Pengda JMSI Provinsi Babel.
Sejak jauh hari, mereka mempersiapkan setiap detail dengan teliti, menata ruangan, memastikan sarana pendukung, mengatur jalannya acara, hingga menjaga suasana tetap kondusif.
Seperti pelita di malam hari, mereka mungkin tidak selalu terlihat, namun cahayanya terasa menerangi jalannya acara dari awal hingga akhir.
UKW perdana ini diikuti tiga kelas, yaitu dua kelas jenjang Muda dan satu kelas jenjang Madya. Total 18 peserta terdaftar, namun satu orang tak hadir sehingga dinyatakan gugur.
Dengan demikian, 17 peserta benar-benar mengikuti ujian dan 95 persen di antaranya berhasil meraih predikat kompeten.
Sebuah pencapaian gemilang yang menegaskan kesiapan wartawan Babel untuk tampil lebih profesional dan berintegritas.
Ketua JMSI Babel, Supri, dengan penuh rasa bangga menyampaikan penghormatannya.
“Terima kasih yang tak terhingga kami sampaikan kepada panitia. Rekan-rekan telah menunjukkan kerja yang luar biasa, menjadikan UKW perdana ini berjalan dengan sukses dan penuh makna,” kata Ucup panggilan akrabnya.
Kesan mendalam juga dirasakan para peserta. Salah seorang peserta dengan mata berbinar menuturkan, jika ujian ini baginya adalah ruang pembelajaran untuk memperkaya pengalaman.
“UKW ini bukan hanya ujian. Bagi kami, ini adalah ruang pembelajaran yang memperkaya pengalaman sekaligus memperkuat komitmen sebagai jurnalis. Terima kasih kepada JMSI Babel dan panitia yang telah menyiapkan segalanya dengan sepenuh hati,” ucapnya.
Para penguji pun memberikan apresiasi serupa. Mereka menilai kinerja panitia JMSI Babel sangat rapi dan profesional, sehingga pelaksanaan UKW perdana ini berlangsung sesuai standar yang ditetapkan Dewan Pers.
Keberhasilan ini membuktikan bahwa kekompakan, keikhlasan dan kerja sama yang solid adalah kunci dari setiap capaian besar.
Panitia JMSI Babel tidak hanya berhasil menyelenggarakan sebuah kegiatan, tetapi juga mengukir sejarah baru bagi dunia pers daerah, sebuah tonggak awal yang akan dikenang dan menjadi pijakan untuk langkah-langkah besar berikutnya. (*)
Penulis: 3doy/buletinexpres.com
Ada Peran Tangan-tangan Ikhlas






